Pasti Penasaran … ? Mengenal Istilah Dengan Puasa Ayakan Hanya Ada Di Tatar Sunda

Minggu, 10 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Poto net

Kuningan patrolinews86.com.-Puasa ayakan merupakan kosa kata dalam bahasa sunda yang berhubungan dengan istilah Ramadhan.
Puasa ayakan dalam bahasa sunda di Kab. Kuningan maknanya adalah mengacu kepada istilah salah satu benda konkret yang bernama ayakan.
Ayakan merupakan sebuah benda berbentuk bundar seperti tampah yang terbuat dari bambu yang dianyam dengan jarak antar lubang saringan itu berjarak, sehingga terlihat bolong-bolongnya.

Fungsi ayakan ini salah satunya sebagai saringan atau alat untuk memisahkan bagian yang tidak diinginkan berdasarkan ukurannya yang memiliki ukuran partikel yang berbeda sesuai yang diinginkannya.

Sementara istilah puasa ayakan merupakan makna khias yang memiliki makna kalau puasanya bolong-bolong seperti lubang ayakan.
Puasa bolong-bolong artinya hari ini puasa besok tidak, kemarin puasa, hari ini tidak. Jadi terkesan puasanya bolong-bolong, puasanya semaunya.
Puasa ayakan memiliki makna akronim sagala nu aya dihakan (semua yang ada di makan) jadi batasan waktu puasanya yang mengatur diri sendiri, ketika ada makanan dan mau ya dimakan saja dan membatalkan puasanya begitu saja.

Puasa ayakan tentu saja tidak baik dan tidak dianjurkan dalam agama.
Kehadiran kata puasa ayakan memperkaya khasanah dan kosa kata dalam bahasa sunda.
Kab. Kuningan yang memiliki kultur sangat beragam dan berada di lokasi wilayah tatar sunda, tentu saja memiliki banyak kosa kata sunda yang berhubungan dengan Ramadhan seperti munggahan, ngabuburit, ngadulag, dan nganteuran, (10/04/2022).
(Deden Sudiana)

Berita Terkait

Dipertuan Agung DANRI Sultan Sepuh Cirebon Tegaskan Adab Nusantara Lewat Kunjungan kepada Para Presiden RI
*Cara Memperoleh Kemudahan dan Ampunan Allah* 
Giat Baksos Di Mesjid Nurul Huda Bebeng: Wujud Kepedulian dan Toleransi Antar Umat Beragama.
Penutupan Pertandingan Bulutangkis Tiga Pilar Dandim Cup dalam Rangka HUT ke-80 TNI Tahun 2025
Saprudin Sekdes Windujaya Sedong Dilaporkan Ke Polisi, Dampak Dari Pemukulan Yang Dilakukannya Terhadap Anak Dibawah Umur
Polres Pekalongan Kota Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1447 H/2025, Wujudkan Silaturahmi dan Kamtibmas Kondusif
Mapolda Papua Barat Daya Difungsikan sebagai Galangan Kapal Ilegal, Wilson Lalengke Minta Kapolda Tindak Anggotanya

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 12:38 WIB

Dipertuan Agung DANRI Sultan Sepuh Cirebon Tegaskan Adab Nusantara Lewat Kunjungan kepada Para Presiden RI

Selasa, 23 Desember 2025 - 15:37 WIB

*Cara Memperoleh Kemudahan dan Ampunan Allah* 

Senin, 3 November 2025 - 11:43 WIB

Giat Baksos Di Mesjid Nurul Huda Bebeng: Wujud Kepedulian dan Toleransi Antar Umat Beragama.

Selasa, 14 Oktober 2025 - 14:00 WIB

Senin, 13 Oktober 2025 - 08:10 WIB

Penutupan Pertandingan Bulutangkis Tiga Pilar Dandim Cup dalam Rangka HUT ke-80 TNI Tahun 2025

Berita Terbaru

HUKUM

POLRESTA CIREBON BONGKAR SARANG DISTRIBUSI PIL HARAM 

Minggu, 19 Apr 2026 - 20:31 WIB