Gawat …!! Aksi Puluhan Anak Dicianjur Perang Sarung Berisikan Batu Jelang Sahur

Rabu, 6 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cianjur,pateolinews86.com – Di Jalan Raya Cianjur-Bandung, tepatnya di Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Telah terjadi aksi perang sarung. Warga masyarakat setempat mengaku merasa resah dengan adanya puluhan anak aksi perang sarung tersebut, sebab sarung yang digunakan para bocah itu berisikan batu.

Menurut Informasi yang dihimpun, puluhan remaja yang terbagi dalam dua kelompok itu saling berkumpul di dua lokasi yang berdekatan.

“Sekitar pukul 03.00 WIB, terlihat ada dua kelompok anak-anak yang berkumpul. Jarak titik kumpul antara mereka sekitar 500 meter, yang satu di jalan menuju puskesmas, yang satu lagi di dekat sekolahan,” ujar Sanusi (30), warga sekitar, Rabu (6/4/2022).

Tidak lama kemudian, salah seorang anak mendatangi kelompok lainnya disusul rekannya dan berujung aksi saling serang. Para bocah itu saling memukulkan sarung yang bagian ujungnya diikat. Namun beberapa anak diduga sudah mengisi ikatan sarungnya dengan batu.

“Mereka saling serang, memukulkan sarungnya. Tapi terlihat tadi ada yang mengisi ikatan sarungnya dengan batu, agar hantamannya lebih keras.

Aksi perang sarung itu berakhir, usai warga turun tangan membubarkan para bocah tersebut. “Warga yang membubarkan, tadi kebetulan ada warga yang ronda dan terbangun karena suara gaduh bocah yang saling serang,”jelasnya.

Sanusi berharap pihak kepolisian dan aparat terkait turun tangan untuk mencegah dan menindak anak-anak yang melakukan aksi perang sarung.

Menurutnya warga resah dengan aksi tersebut. Pasalnya para pelaku perang sarung melakukan aksinya di tengah jalan dengan menggunakan sarung yang berisi batu, sehingga dikhawatirkan menimbulkan korban.

“Tadi juga hampir ada yang tertabrak kendaraan yang melintas, apalagi kan ini jalur cepat. Belum lagi sarungnya kan ada yang pakai batu, khawatir ada korban. Kami harap ada tindakan, supaya memberi efek jera pada pelaku perang sarung,” tandasnya.
(Deden Sudiana)

Berita Terkait

Pertamina EP Atasi Dengan Singkat Kebakaran di Stasiun Pengumpul Utama Cemara Lokasi Di Desa Rajaiyang Losarang*
Aksi Demo KOMPI Berjalan Tertib, “Hadiahi” Biawak untuk Pejabat Indramayu
Amalan yang dicintai Alloh SWT Adalah Qurban
Pria di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Dalam Kamar, Polisi Lakukan Olah TKP
Dewan Kesenian Indramayu Tampilkan Pameran Seni “Pametonan” Semarakkan HUT ke-25
Warga Penyindangan Kulon “Menjerit”! Perumdam Tirta Darma Ayu Disorot 2 Bulan Air Tidak Mengalir
Halal bi Halal Warga Masyarakat Kelurahan Gergunung Klaten.
Masyarakat Petani Tambak Indramayu Menolak Revitalisasi Tambak

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 07:13 WIB

Pertamina EP Atasi Dengan Singkat Kebakaran di Stasiun Pengumpul Utama Cemara Lokasi Di Desa Rajaiyang Losarang*

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:59 WIB

Aksi Demo KOMPI Berjalan Tertib, “Hadiahi” Biawak untuk Pejabat Indramayu

Senin, 27 April 2026 - 13:13 WIB

Amalan yang dicintai Alloh SWT Adalah Qurban

Selasa, 21 April 2026 - 14:23 WIB

Pria di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Dalam Kamar, Polisi Lakukan Olah TKP

Minggu, 12 April 2026 - 13:45 WIB

Dewan Kesenian Indramayu Tampilkan Pameran Seni “Pametonan” Semarakkan HUT ke-25

Berita Terbaru

PEMERINTAH DAN PARLEMEN

FOKBI Kabupaten Klaten Resmi Terbentuk, Tantyo Hatmono Didapuk Jadi Ketua.

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:59 WIB

eropa365