Usai agenda di pendopo wamen bersama rombongan menuju desa cineumbeuy untuk Peresmian Pom Desa (BUMDes) di dampingi Wakil Bupati, Bupati Kuningan tidak ikut mendampingi di karenakan ada Kegiatan Penyampaian Jawaban Bupati Atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi Terhadap Nota Pengantar Bupati di DPRD Kab.Kuningan.
Peresmian Pom Desa (BUMDes) ditandai simbolis dengan penekanan tombol sirine kemudian di lanjut dengan penandatangan prasasti dan pengguntingan pita di dampingi Wakil Bupati H. M. Ridho Suganda, S.H., M.Si, Kadis DPMD Drs. H. Dudi Pahrudin, M.Si., Kades Cineumbeuy Boma Hendra, Kades Desa Subang Irin Ismali, Dirut PT. Purna Mitra Energi Yaya Sumantri, beserta tamu undangan lainnya.
“saya mengucapkan selamat kepada pemerintah desa cineumbeuy dan desa subang, semoga pom desa ini bisa menjadi pelopor, menjadi inspirasi buat desa-desa lain di seluruh indonesia dalam pengadaan bahan bakar minyak khususnya bensin dan solar untuk masyarakat nya, semoga pom desa ini bisa digunakan untuk masyarakat, berguna bagi masyarakat dan juga memberikan keuntungan bagi desa terutama dalam bentuk kontribusi pendapatan asli desa” ucap Wamen Budie.
Wamen juga berharap semoga Pom Desa (BUMDes) ini bisa menjadi contoh pilot project bagi desa-desa lain di seluruh indonesia.
“kita berharap mudah-mudahan ini menjadi cerita yang sukses dan cerita sukses itu harus dimulai hari ini dan sastu tahun ke depan usaha bumdes ini bisa menjadi kisah success story yang bisa ditularkan ke seluruh desa di indonesia” harap Wamen.
Wakil Menteri PDTT Budi Arie Setiadi juga menyampaikan, membangun desa sama halnya dengan membangun masa depan Indonesia. Sebab Negara Indonesia tidak akan maju apabila didalamnya masih terdapat sebuah desa yang tertinggal, sehingga saat ini pemerintah berfokus pada perkembangan desa.
Lanjut Budi, pemuda desa merupakan generasi penerus bangsa yang harus selalu dijaga, sebuah desa tanpa anak muda sama dengan desa tanpa harapan. Desa dapat memberikan kesempatan bagi pemuda desa untuk berkreatifitas melalui BUMDes, dengan tujuan agar pemuda tidak meninggalkan desa. Sebab saat ini BUMDes telah menjadi badan hukum, maka kesempatan harus dimanfaatkan.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya























