Menurut Bupati, program P3-TGAI melibatkan berbagai komponen masyarakat, dan secara tidak langsung membangkitkan gairah petani untuk menjadikan Klaten sebagai lumbung padi Jawa Tengah maupun nasional dengan hasil berkualitas, dan menjadikan sektor pertanian sebagai potensi unggulan Kabupaten Klaten.
“Harapan kami di tahun 2022, program ini (P3-TGAI) dilanjutkan dengan volume yang lebih besar, karena manfaatnya bagus sekali, dan dimanfaatkan (oleh) desa-desa lumbungnya pangan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, maupun Indonesia. Sehingga saluran irigasi ini bisa meningkatkan produktifitas pertanian dan hasil panen di Kabupaten Klaten,” pungkas Bupati.
( R Budiharjo ).


























