Cirebon patrolinews86.com – Kepala SDN 2 Pabuaran kidul Kec.Pabuaran Kab.Cirebon plintat plintut ketika ditanya pengalokasian anggaran dana bos tahun 2020 yang sudah dilaporkannya kepada kementrian pendidikan .bahkan dirinya mengakui bahwa laporannya ada kelebihan anggaran hampir rp.18 juta an yang tidak dicairkan dan uangnya masih ada dalam buku rekening bos.” Aku Hasan hariri ketika ditanya lebih jauh tentang anggaran bos yang dikelolanya itu.
Sementara menurut beberapa inpormasi yang dihimpun wartawan ini dilapangan ada beberapa mata anggaran yang dianggap tidak rasional dalam pengalokasian dan terlalu besar dianggarkan sementara dalam realisasinya dilapangan kurang begitu menyentuh Contoh kegiatan sarananya prasarana dilihat dilapangan himbauan pemasangan cuci tangan saja tidak nampak ada sementara dalam pengalokasian untuk sarana dan prasarana cukuplah besar anggarannya.
Laporan BOS
Sumber: BOS Salur
Dana yang Diterima | 68.850.000 |
Dana Sisa Tahap Lalu | 0 |
| Komponen | Nilai |
|---|
| penerimaan Peserta Didik baru | 2.690.000 |
| pengembangan perpustakaan | 846.900 |
| kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler | 29.943.000 |
| kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran | 144.000 |
| administrasi kegiatan sekolah | 2.257.100 |
| pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan | 0 |
| langganan daya dan jasa | 2.815.000 |
| pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah | 1.794.000 |
| penyediaan alat multi media pembelajaran | 0 |
| penyelenggaraan bursa kerja khusus, praktik kerja industri atau praktik kerja lapangan di dalam negeri, pemantauan kebekerjaan, pemagangan guru, dan lembaga sertifikasi profesi pihak pertama | 0 |
| penyelenggaraan kegiatan uji kompetensi keahlian, sertifikasi kompetensi keahlian dan uji kompetensi kemampuan bahasa Inggris berstandar internasional dan bahasa asing lainnya bagi kelas akhir SMK atau SMALB | 0 |
| pembayaran honor | 14.100.000 |
Total Dana yang Diterima | 68.850.000 |
Total Penggunaan Dana | 54.590.000 |
Sisa | 14.260.0 |
Laporan BOS
Sumber: BOS Salur
Dana yang Diterima | 91.800.000 |
Dana Sisa Tahap Lalu | 14.260.000 |
| Komponen | Nilai |
|---|
| penerimaan Peserta Didik baru | 1.551.400 |
| pengembangan perpustakaan | 5.820.100 |
| kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler | 19.712.200 |
| kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran | 228.000 |
| administrasi kegiatan sekolah | 12.734.900 |
| pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan | 0 |
| langganan daya dan jasa | 3.555.000 |
| pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah | 37.707.100 |
| penyediaan alat multi media pembelajaran | 1.200.000 |
| penyelenggaraan bursa kerja khusus, praktik kerja industri atau praktik kerja lapangan di dalam negeri, pemantauan kebekerjaan, pemagangan guru, dan lembaga sertifikasi profesi pihak pertama | 0 |
| penyelenggaraan kegiatan uji kompetensi keahlian, sertifikasi kompetensi keahlian dan uji kompetensi kemampuan bahasa Inggris berstandar internasional dan bahasa asing lainnya bagi kelas akhir SMK atau SMALB | 0 |
| pembayaran honor | 23.500.000 |
Total Dana yang Diterima | 106.060.000 |
Total Penggunaan Dana | 106.008.700 |
Sisa | 51.300 |
Laporan BOS
Sumber: BOS Salur
Dana yang Diterima | 61.560.000 |
Dana Sisa Tahap Lalu | 51.300 |
| Komponen | Nilai |
|---|
| penerimaan Peserta Didik baru | 416.000 |
| pengembangan perpustakaan | 1.129.200 |
| kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler | 14.072.000 |
| kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran | 0 |
| administrasi kegiatan sekolah | 7.423.900 |
| pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan | 0 |
| langganan daya dan jasa | 2.340.000 |
| pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah | 17.430.200 |
| penyediaan alat multi media pembelajaran | 0 |
| penyelenggaraan bursa kerja khusus, praktik kerja industri atau praktik kerja lapangan di dalam negeri, pemantauan kebekerjaan, pemagangan guru, dan lembaga sertifikasi profesi pihak pertama | 0 |
| penyelenggaraan kegiatan uji kompetensi keahlian, sertifikasi kompetensi keahlian dan uji kompetensi kemampuan bahasa Inggris berstandar internasional dan bahasa asing lainnya bagi kelas akhir SMK atau SMALB | 0 |
| pembayaran honor | 18.800.000 |
Total Dana yang Diterima | 61.611.300 |
Total Penggunaan Dana | 61.611.300 |
Sisa | 0 |
Copyright © 2020 Sekretariat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. All rights reserved.

Bahkan kegiatan pembelajaran ekstrakulikuler aja sampai hampir Rp.60 juta padahal menurut kepala sekolah yang lain juga mengungkapkan bahwa kegiatan pembelajaran di tahun 2020 dianggap kurang maksimal dan sangat tidak rasional kalau masih bisa menganggarkan anggaran cukup besar untuk kegiatan itu.
Tetapi dilihat dilapangan itulah yang dipertanggung jawabkan oleh Hasan Hariri selama memimpin sekolah di SDN 2 Pabuaran kidul Kec Pabuaran Kab Cirebon untuk tahun 2020 contohnya.tetapi aneh laporannya malah tidak diakuinya bahkan menganggap laporannya itu yang di klik oleh operator sekolah kepada kementrian pendidikan dianggapnya salah dan tidak begitu .
Secara logika berarti laporan dan realisasinya terjadi adanya ketimpangan karena ada perbedaan antara realisasi dengan laporan, mungkinkah itu yang disebut laporan piktif ?
Untuk menjawab kesimpang siuran itu ataupun dituntut transparansi publiknya diharap kepada pihak yang berkompeten bisa menyikapinya karena bagai manapun yang dilaporkan oleh dia ke pusat dianggapnya tidak begitu dan dirinya mengakui adanya anggaran tidak di setorkan kelebihannya ke kas negara malahan diakuinya disimpan di rekening tabungan , plintat plintut dalam menanggapi penyaluran dana bos yang dianggap tidak rasional menandakan ada apa dibalik semu itu dan perlu disikapi penegak hukum karen khawatir akan ada kerugian keuangan negara yang mengarah pada KKN .(tim kupas agus genting/tim)
Post Views: 31