Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan  III Angkatan III dan IV tahun 2021  mendapatkan pembekalan   Pelatihan Dasar

Jumat, 30 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuningan patrolinews86.com-Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan  III Angkatan III dan IV tahun 2021  mendapatkan pembekalan   Pelatihan Dasar secara zoom Meeting, di Aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Kamis (29/7/2021). Sekda Kuningan             DR. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. menekankan pentingnya sikap disiplin menuju profesionalisme.

Sekda Kuningan menyebutkan, ada tiga faktor yang berpengaruh pada Profesionalisme,  yaitu Kompetensi  dipengaruhi pendidikan, keterampilan dan pengalaman. Integritas dipengaruhi sikap disiplin, jujur, adil dan loyal. Dan Kinerja dipengaruhi prestasi yang diberikan seseorang atas untuk kerja yang dicapai.

Sekda menerangkan, bahwa Professional adalah sebagai kecocokan  antara kemampuan yang dimiliki oleh birokrasi  dengan kebutuhan tugas, dimana  lapangan kerja tertentu diduduki oleh orang-orang yang memiliki kemampuan tertentu pula.

“Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai Profesi memiliki landasan pada Prinsif, meliputi Nilai Dasar, Kode Etik dan Kode Prilaku, Komitmen, Integritas Moral, dan Tanggung jawab pada Pelayanan Publik, Kompetensi yang diperlakukan sesuai dengan bidang tugas, Kualifikasi akademik, Jaminan prlindungan hukum dalam melaksanakan tugas, dan profesionalitas jabatan,”ungkapnya.

ASN sebagai profesi ini, dikatakan Sekda,  dibagi menjadi  Pegawai Negeri Sipil (PNS)  dan pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). dan untuk kedudukan jabatannya ada tiga, yaitu Jabatan Pimpinan Tinggi, Jabatan Administrasi, dan Jabatan Fungsional.

“Pola yang digunakan untuk memberikan promosi dan memperkerjakan pada pegawai  sekarang ini Sistem Merit, yaitu kebijakan proses mempromosikan dan mempekerjakan pegawai  berdasarkan kemampuan mereka untuk melakukan pekerjaan,  artinya jabatan haruslah diisi oleh orang – orang terbaik karena kualitas dan kemapuannya,”katanya.

Tentunya Sistem Merit ini didasarkan pada kualifikasi, kompetisi dan kinerja secara adil dan wajar dengan tanpa membedakan latar belakang politik, ras, warna kulit, agama, asal usul, jenis kelamin, status pernikahan dan umur.

“Ada sepuluh cara menjadi Profesional, diantaranya harus memiliki sikap Positif terhadap pekerjaan, Mahir dalam bidang studi, Communication skills (lisan/tulisan), Interpersonal skills, dan Percaya diri. Tak kalah penting berpikir kritis dan memillki kemampuan menyelesaikan masalah, Adaptif, Motivasi diri, Leadership, dan Team work. Dan semua itu harus diawali dengan disiplin,”terang Sekda yang pernah bekerja di Perusahaan Jepang di PT. Toyomi tahun 1991 dengan kedudukan Asisten Manjer saat itu.

Sekda menerangkan, Disiplin memiliki peranan penting untuk  menjadi pegawai yang profesional. Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS) adalah kesanggupan Pegawai Negeri Sipil untuk menaati kewajiban dan menghindari larangan yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan dan/atau peraturan kedinasan yang apabila tidak ditaati atau dilanggar dijatuhi hukuman disiplin.

Selaku ASN mesti memahami “God gave you two ears and one mouth. Use them proportionately!”  Lebih banyak mendengar daripada berbicara. Kita tidak melihat dari siapa ide dan gagasan itu muncul, namun lebih memperhatikan subtasinya. Dan ketika menjalankan tugas mendapatkan teguran dari pimpinan, kita harus memahami untuk  segera menindaklanjutinya atau memperbaikinya.

“Bukan malah melakukan perlawanan dengan dasar tidak menerima teguran dari pimpinan itu. Karena pimpinan  memiliki tugas memberikan arahan agar roda organisasi dapat berjalan searah  dengan visi dan misinya,”ungkap mantan   Kepala Sub Bagian Tatalaksana Bagian Organisasi dan Pendayagunaan Aparatur Pada Sekretariat Daerah yang  menjabat pada tanggal 6 Maret 2002 dan dilanjutkan menjadi Kasubag Pengadaan di bagian yang sama ini.

Jauh lebih penting bukan pintar tapi cerdas, dijelaskan Sekda karena cerdas disini mampu menyesuaikan/beradaptasi dengan perkembangan sekarang. Disinilah kita harus belajar berada dalam suatu oraginisasi lingkungan kerja.  Ada aturan, ada yang diatur dan ada yang mengatur.  Maka kita harus  memahami tugas fungsi dimanapun kita ditugaskan, dan tahu siapa kita dan memahami struktur organisasi.

“Tak ketinggalan bangun kebersamaan, dengan meluangkan waktu dengan semua yang ada di lingkungan kerja. Sehingga hal ini akan membantu dalam proses kemampuan berkomunikasi antar komponen yang ada. Bukan status yang dikedepankan, namun pengakuan bahwa mereka adalah bagian dari kita. Inilah disebut dengan pengakuan Team Work,”ungkap Sekda, Mantan  Ketua KNPI Kuningan ini, dan pernah menjabat  Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pada Sekretariat Daerah  pada tanggal  3 Januari 2006 ini.

Sementara, Kepala BKPSDM Kabupaten Kuningan, Drs. H. Nurahim, M.Si.  didampingi Unan, SE, M.M.Pd Kasubid Diklat Penjenjangan dan Fungsional  BKPSDM Kab. Kuningan menyampaikan,  kegiatan pelatihan dasar ini  agar peserta dalam menjalankan tugasnya memiliki integritas moral, kejujuran, semangat dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggung jawab, dan memperkuat profesionalisme serta kompetensi selaku abdi negara. (Ink/ds)

Berita Terkait

Universitas Wiralodra Indramayu Adakan Seminar Nasional 2026, Bahas Peranan Hukum Dalam Ekonomi
Ichsan Indradewa, soroti gaya kepemimpinan IKA IKOPIN Ekos Albar.
Kabid Dinsos Kota Cirebon Enggan Beri Ruang Konfirmasi Terhadap Wartawan
DPRD Indramayu Soroti Dua “RAPERDA” Dalam Rapat Paripurna
APBD Kabupaten Cirebon 2026 Jadi Sorotan: Transparansi Dipertanyakan, Siapa Bermain?
KDM : Keraton di Cirebon akan Direvitalisasi dan Bakal Dibangun Plataran Caruban
Satuan Pelayanan Cirebon Distribusi MBG Masuk Ke Wilayah Indramayu Pertanyaan Juklak Dan Juknisnya
Tinjau Pelatihan Vokasi di SMKN 4 Bandar Lampung, Wapres Dukung Penguatan SDM Berdaya Saing Global

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:54 WIB

Universitas Wiralodra Indramayu Adakan Seminar Nasional 2026, Bahas Peranan Hukum Dalam Ekonomi

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:55 WIB

Ichsan Indradewa, soroti gaya kepemimpinan IKA IKOPIN Ekos Albar.

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:53 WIB

Kabid Dinsos Kota Cirebon Enggan Beri Ruang Konfirmasi Terhadap Wartawan

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:43 WIB

DPRD Indramayu Soroti Dua “RAPERDA” Dalam Rapat Paripurna

Selasa, 12 Mei 2026 - 06:42 WIB

APBD Kabupaten Cirebon 2026 Jadi Sorotan: Transparansi Dipertanyakan, Siapa Bermain?

Berita Terbaru

PEMERINTAH DAN PARLEMEN

Ichsan Indradewa, soroti gaya kepemimpinan IKA IKOPIN Ekos Albar.

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:55 WIB

eropa365