Harapan kepala Desa Kalimanggis Wetan Untuk Masyarakat yang Agamis
Kuningan patrolinews86.com – Existensi kepala Desa Kalimanggis wetan Kec.Kalimanggis Kab.Kuningan Jawa Bart, kuwu Mulyadi adalah salah satu Kepala Desa yang menjadi pigur yang selalu dicintai masyarakatnya .
Kenyataan itu terkait dari kinerjanya yang selalu menggiring kepada masyarakatnya untuk berprilaku apa yang tertuang dalam syariat agama islam agar supaya selalu melakukan kemuliaan,kebaikan dalam menjalani prosesi kehidupan yang penuh dengan fenomenal ini apalagi melihat dan menimbang keadaan zaman saat ini dimana ekonomi menjadi skala prioritas demi memenuhi kebutuhan hidupnya terkadang segala cara bisa dihalalkan untuk mendapatkan uang ,halal haram sudah tidak dihiraukan lagi maka dari itu mindset untuk merubah masyarakatnya dengan cara konsolidasi kepada para ulama supaya menghidupkan ritual ritual keagamaannya diantaranya lewat maulid nabi yang selalu dikumandangkan secara berjamaah setiap seminggu sekali bahkan disetiap RT (Rukun Tetangga) dengan nuansa variatip seperti tahlil,manakib,rotibbul haddad,ziaroh dan lainnya sesuai apa yang masyarakat inginkan disetiap wilayahnya..
Hal inilah yang menjadikan solidaritas dan kegotongroyongannya semakin baik dan harmonis yang terjalin pada masyarakatnya bahkan kuwu Mulyadi sendiri tak pernah mengeluarkan biaya untuk masalah ini dikarenakan inisiatip dari pada ulama,pemerintah desa serta masyarakatnya sendiri yang berkolaborasi untuk membentuk mayarakat desa yang agamis..salah satu contoh dampak maulid nabi memang besar dampaknya bagi masyarakat desa kalimanggis wetan menjadikan masyarakat mengenang kembali tentang akhlak dan perjalanan kehidupan nabi kita sayyidina Muhammad solalohu alaihi wasalam mengenang akhlak yang penuh dengan kesuritauladanan dalam ibadah,kezuhudan dalam hidup,toleransi dan lainnya yang menjadikan sebuah kemuliaan didalam menjalani hidup keseharian didunia fana ini agar selamat dunia akhirat.
Adapun ritual yang lainnya seperti tawassul, manakib,rotibbul haddad dan lain lain yang menjadikan salah satu benteng akidah ahlussunnah wal jama’ah supaya tidak terkontaminasi dengan hal hal negatif adanya mengatasnamakan islam faham baru dan keadaan zaman yang dapat merusak tatananan kehidupan masyarakatnya yang agamis..”
saya bersyukur dan berterima kasih pada masyarakat saya yang telah menjadikan desa ini desa yang agamis,harmonis dan gotong royong dalam hal apapun untuk sesuatu yang positif baik dikeluarga ataupun lingkungan”…ujarnya kuwu Mulyadi // abu














