Kemanakah bantuan RUTILAHU ..??? Rumah Tarman Hampir Ambruk Masih tetap tidak dapat bantuan
Kuningan-Patrolinews86.com –
Menurut UU no 1 tahun 2011, rumah merupakan bangunan gedung yang berfungsi sebagai tempat tinggal yang layak huni, sarana pembinaan keluarga, cerminan harkat dan martabat penghuninya, serta aset bagi pemiliknya.
Tantangan dalam penyediaan perumahan diantaranya jumlah rumah tidak layak huni (RUTILAHU) sebesar 3,4 juta lebih pada skala nasional. Hal ini dapat menimbulkan terjadinya perumahan kumuh, jika tidak dicegah/ dikendalikan. Untuk itu pemerintah pusat propinsi ataupun daerah memprogramkan penanganan tentang hal itu melalui program Rutilahu yang merupakan salah satu kegiatan penanganan fakir miskin yang diselenggarakan Kementerian Sosial dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas tempat tinggal fakir miskin melalui perbaikan/rehabilitasi kondisi rumah tidak layak huni dengan prioritas atap, lantai, dan dinding serta fasilitas MCK.
Miliaran anggaranpun digelontorkan dalam menangani masalah itu, namun tetkadang dilapangan ada saja rumah yang tidak tersentuh program ini apalagi kalau bantuan datangnya tebang pilih.
Salah satunya adalah Rumah milik Tarman yang beralamat di Rt 13/Rw 06 Dusun:Pahing Desa:Wilanegara Kec Luragung Kab:Kuningan Jabar. Pria paruh baya ini tinggal dirumah bersama sang istri dan satu anaknya yang mana tarman cuma sebagai seorang buruh tani harian yang tidak punya pekerjaan & penghasilan tetap alias serabutan. Kita sama-sama bisa lihat keadan rumah tarman yang sudah tidak layak huni dan bahkan keadaan jamban untuk mandinya pun berada di tanah milik orang lain yang berdekatan dengan tempat tinggalnya.
Harapan terbesar tarman dia sampaikan kepada awak media ini agar Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan terketuk hatinya dan membuka matanya untuk melihat keadaan rumahnya yang sangat tidak layak huni ini untuk Segera Membantu Memperbaikinya.

Program Pemerintah sudah sangat jelas tidak menyentuh rumahnya terutama tentang bantuan Rutilahu padahal pemerintah pusat propinsi ataupun daerah memprogramkan tentang penuntasan kemiskinan ini, tapi kenapa masih saja ada Rumah yang sudah tidak layak huni ini dan tidak tersentuh bantuan dan tentunya masalah ini menjadi tamparan keras bagi pemerintah yang kurang peka terhadak kondisi lapangan atau mungkin karena tebang pilih dalam memberikan bantuan. Tetai apapun itu tentu sebuah PR besar buat Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan melalui Dinas terkait yang Membidanginya.
(Bie)















