Kuningan patrolinews86.com – Pasca dua kali pemberitaan yang di muat media patrolinews86 dengan Nara sumber Sukendar SH yang notabene selaku Sekjend Sigab Jabar kali ini disela-sela kesibukannya kembali berbicaha dan membeberkan temuannya bahwa yang bersangkutan dalam waktu dekat akan melayangkan surat audiensi ke DPRD Kab.Kuningan dan akan menggandeng BPSK untuk menyuarakan keadilan terhadap apa yang menjadi hak-hak penghuni perumahan grand lebakwangi lestari.
Dalam obrolan serius dan santai Sukendar. SH menjawab secara tegas ketika ditanya soal kelanjutan beliau setelah dua kali menjadi Nara sumber di media ini.
Begini yah harga mati keadilan di atas segalanya jadi apa yang menjadi kewajiban developer di perumahan grand lebakwangi lestari harus benar-benar di realisasikan, Gila Bro udah hampir 5 tahun dan setelah laris manis menjual perumahan dengan seenaknya mau waalaikum salam saja..ini harus di tuntaskan.”ucap Sukendar.SH dengan nada geram menyampaikan.
Satu lagi yah bahwa warga perumahan grand Lebakwangi Lestari pun butuh sentuhan dari kebijakan Pemda setempat karena jika terjadi pembiaran mau dibawa kemana hak-hak penghuni di perum sini.Tegasnya.
Terkait point-point apa saja yang akan menjadi bahan audiensi kami di DPRD Kab.Kuningan pada tanggal 28 November 2022 pekan depan pokoknya banyak dah segambreng bro yang akan di buka, bukan hanya persoalan sarana dan prasarana terkait fasos dan fasum apalagi terkait sarana olah raga yang sekarang di gelar oleh hasil sumbangan yang di gerakan oleh seorang perangkat desa dan sebagian warga perum grand lebakwangi lestari yang semestinya menjadi tanggung jawab developer namun masih banyak yang lainnya pokoknya.

Ketika di tanya terkait yang namanya paguyuban Bojong mungkuy yang bersangkutan menjawab insyaallah Senin tanggal 21 November 2022 saya akan laporka ke polres dan biarkan pihak polres melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap paguyuban Bojong mungkuy dan pastinya kita sudah kantongi nama-namanya siapa saja yang terkait di kendali paguyuban Bojong mungkuy serta kita akan kawal penanganannya sampai tuntas. Pungkasnya.//andi kosim/red
























