Kuningan patrolinews86.com – Aktifis Anti Korupsi Jawa Barat Agus Satria angkat bicara terkait adanya dugaan Penyalah gunaan Anggaran Negara di Dinas Kesehatan Kab.Kuningan Jabar yang kini menjadi kajiannya.
Saat di wawancarai awak media di kediamannya di jln.sukarno hatta Kota.Bandung . Agus membenarkan bahwa pihaknya lagi mendalami adanya dugaan KKN tersebut terutama di Dinas Kesehatan Kab.Kuningan, bahkan dirinya mempertanyakan masalah adanya dugaan penyalah gunaan alat kesehatan(Alkes) Obat-obatan dan Vaksin yang menggunakan Anggaran Negara APBD Yang berjumlah Rp. 4 Miliar lebih itu yang diduga ada Markup.
Terkait masalah ini, Agus pun sudah melaporkan tentang dugaan markup di dinkes kuningan ini kepada Kejaksaan Negeri Kuningan yang diterima langsung oleh Kejari.

Menanggapi masalah ini Pihak kejaksaan Kabupaten Kuningan, Saat di temui awak media Kepala Kejaksaan Negri Kuningan Dudi.Mulyakusumah SH.MM dirinya membenarkan dan mengkonfirmasinya terkait laporan dari Aktifis Anti Korupsi Jabar Agus Satria ini terutama tentang adanya Dugaan pengadaan obat obatan dan alkes yang diduga kuat ada Markup di Dinkes Kuningan.
Dalam hal ini , Agus pun akan terus mendorong Aparat Penegak Hukum (APH) Untuk segera mengusut tuntas permasalahan ini sampai selesai supaya publik tau benar dan tidaknya dalam masalah proyek tersebut ada dugaan KKN, hal itu supaya semuanya terang benderang dan biar APH yang membuktikannya diawali dari masukan dan doeongan dari pihak kita sebagai penggiat anti korupsi dan tidak ada lagi opini publik Paradigma Hukum tajam ke bawah tapi tumpul ke atas.

Sementara kepala dinas kesehatan Kuningan hingga berita ini dilansir belum bisa dihubungi karena menurut stap didinas tersebut selalu bilang bahwa ibu kepala dinas sedang tidak ada, bahkan terkesan dihalang halangi kalau mau masuk ke kepala dinas.//bib/ awa/cup
























