Cianjur,patrolinews86.com.-Seluruh Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kabupaten Cianjur, Jawa Barat menggelar unjuk rasa di depan Kantor DPRD, Jalan KH Abdullah bin Nuh, Cianjur, Jawa Barat, Senin (11/4/2022).
Awalnya, mereka melakukan aksi dengan berjalan atau “long march” dari seputaran Tugu Lampu Gentur di Jalan Dr Muwardi untuk tiba di lokasi aksi. Mereka berjalan sambil mengibarkan bendera dari perguruan tinggi masing-masing.
Ratusan mahasiswa dengan menggunakan jas almamater berwarna kuning pun mulai turun ke jalan. Mereka mengarah ke Gedung DPRD Cianjur untuk melakukan orasi.
Sambil melangkah, mereka menyanyikan yel-yel penyemangat massa.
“Hidup mahasiswa, hidup,” kata orator massa.

Dalam aksi tersebut, kelompok yang terdiri dari kumpulan BEM beberapa universitas ini membawa beberapa tuntutan di antaranya, penolakan penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden, Mendesak pemerintah agar segera menurunkan harga bahan bakar minyak dan mengungkap mafia minyak goreng.
“Kita desak pemerintah, terutama DPR agar menjalankan fungsinya dengan maksimal dan segera untuk mendesak pemerintah agar menurunkan harga BBM dan minyak goreng yang sangat memberatkan seluruh warga,” ungkap seorang massa aksi, Edwin, dalam orasinya.
Edwin menyebutkan, DPR dinilai lemah dalam melakukan pengawasan dan kontrol terhadap pemerintah.
Di mana peran DPR, kita ingin kinerja para wakil rakyat berjalan maksimal dan lebih memihak rakyat bukan hanya kepentingan kelompok,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolres Cianjur, AKBP Doni Hermawan mengatakan, Bahwa aksi unjuk rasa berjalan aman dan damai.
Sebanyak 500 personel gabungan dari unsur TNI-Polri, Satpol PP dan Dishub diterjunkan untuk mengamankan jalannya aksi Demo 11 April tersebut.
Semua berjalan aman, lancar dan kondusif. Kita juga menyiagakan satu unit water canon dan K-9 untuk antisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan,”Pungkasnya.
(Deden Sudiana)
























