Indramayu – Patrolinews86.com Pengurus Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) Kabupaten Indramayu menggelar kegiatan Halal Bihalal bersama anggota DPRD sebagai wadah silaturahmi sekaligus penyampaian aspirasi guru swasta, Rabu (6/5/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan sekaligus membuka ruang dialog antara guru swasta dan wakil rakyat terkait berbagai persoalan pendidikan, khususnya yang dihadapi guru swasta.
Acara yang berlangsung di Aula BJB Indramayu tersebut diikuti ratusan guru swasta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai TK hingga SMA/SMK. Hadir pula anggota DPRD Indramayu, Amroni, yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PKB Indramayu.
Selain menjadi tradisi pasca-Idulfitri untuk saling memaafkan, kegiatan ini dimanfaatkan sebagai forum penyampaian aspirasi, terutama terkait ketimpangan perlakuan antara guru swasta dan negeri, serta kendala dalam mengikuti seleksi PPPK.
Acara berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, diisi dengan sambutan, tausiyah, serta dialog terbuka. Mengusung tema “Silaturahmi Guru bersama DPRD: Bersatu untuk Pendidikan Maju”, kegiatan ini menekankan pentingnya kolaborasi dalam memajukan dunia pendidikan.
Dalam sambutannya, Amroni menegaskan bahwa guru swasta memiliki peran strategis yang tidak kalah penting.
“Guru swasta memiliki peran yang sangat penting. Pemerintah tidak boleh membeda-bedakan antara guru swasta dan negeri. Mereka memiliki hak yang sama dalam mencerdaskan anak bangsa,” ujarnya.
Ia juga berkomitmen untuk menampung dan meneruskan aspirasi para guru kepada pemerintah daerah agar mendapatkan perhatian serius sesuai kewenangan.
Sementara itu, usai acara Ketua PGSI Indramayu, Amin Hidayat, didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Indramayu, H. Amroni sempat diminta komentar oleh awak media menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ruang bagi guru swasta untuk menyuarakan berbagai persoalan, salah satunya terkait perubahan aturan seleksi PPPK.
“Dulu guru swasta masih bisa ikut tes PPPK, sekarang banyak yang tidak bisa. Harapannya, aspirasi ini bisa ditindaklanjuti agar ada keadilan bagi guru swasta,” ungkapnya.
Ia juga menyebutkan bahwa jumlah anggota PGSI di Kabupaten Indramayu saat ini mencapai lebih dari 400 orang.
Dengan semangat Minal Aidin wal Faizin, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat persatuan guru swasta sekaligus mendorong terwujudnya sinergi berkelanjutan demi kemajuan pendidikan di Indramayu.

(Agus Sulist/Ats)
























