Diduga Pelayanan Tidak Maksimal di RSUD Waled, Korban Kecelakaan Kerja  terasa Dipersulit Karena Administrasi

Selasa, 28 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cirebon- kembali menjadi sorotan setelah muncul keluhan masyarakat terkait dugaan pelayanan yang tidak maksimal di RSUD Waled. Seorang warga bernama Rury Anggriyani i (22), korban kecelakaan kerja, diduga tidak memperoleh pelayanan rawat inap secara optimal saat datang untuk mendapatkan pertolongan medis 28/04/2026.

Menurut keterangan keluarga, korban datang dalam kondisi membutuhkan penanganan lanjutan akibat kecelakaan kerja. Namun pihak keluarga merasa kebingungan karena pasien tidak segera mendapatkan kepastian pelayanan, bahkan diduga terkendala persoalan administrasi dan penjaminan biaya.

Karena khawatir kondisi korban memburuk, keluarga akhirnya berinisiatif membawa Rury ke rumah sakit swasta. Di lokasi berbeda, korban disebut langsung mendapatkan penanganan medis dengan baik.

Peristiwa ini memunculkan pertanyaan publik mengenai standar pelayanan di rumah sakit milik pemerintah daerah. Sebab berdasarkan ketentuan hukum, fasilitas kesehatan wajib mengutamakan keselamatan pasien dan tidak boleh menjadikan administrasi sebagai penghambat pelayanan medis, khususnya dalam kondisi darurat.

Yaya Sudrajat S.H pengamat Kebijakan setempat, menilai kejadian tersebut harus menjadi bahan evaluasi serius. Menurutnya, rumah sakit daerah dibangun dari uang rakyat sehingga orientasi utamanya adalah pelayanan.

“Rumah sakit pemerintah jangan sampai terkesan mempersulit masyarakat kecil. Ketika warga datang dalam kondisi sakit atau korban kecelakaan, yang utama adalah tindakan medis terlebih dahulu, bukan memperdebatkan administrasi,” tegasnya.

Sementara itu, Warnadi menyampaikan bahwa korban kecelakaan kerja semestinya dibantu diarahkan terkait mekanisme pembiayaan, termasuk kemungkinan penggunaan jaminan ketenagakerjaan.

“Jika memang ada kendala administrasi, tugas petugas adalah membantu memberi solusi, bukan membuat keluarga pasien kebingungan,” ujarnya.

Desakan Klarifikasi
Masyarakat mendesak manajemen RSUD Waled, Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, serta Pemerintah Kabupaten Cirebon segera memberikan penjelasan terbuka atas kejadian tersebut.

Kasus yang dialami Rury diharapkan menjadi momentum pembenahan pelayanan kesehatan, agar rumah sakit daerah benar-benar hadir sebagai tempat perlindungan masyarakat, bukan justru menambah beban warga yang sedang tertimpa musibah.

Pelayanan kesehatan adalah hak seluruh warga negara. Tidak boleh ada rakyat kecil yang merasa dipersulit saat mencari pertolongan.

Hingga berita ini dilansir pihak RSUD belum memberikan tanggapan tentang adanya dugaan kurangnya pelayanan pada masyarakat.

 

Screenshot 20260428 191628 Screenshot 20260428 191612

Warnad/ cakra

 

Berita Terkait

Pelantikan Enam Camat dan Mutasi Pejabat Diduga Ada Indikasi Titipan dan Transaksional
Bupati Lucky Hakim Secara Langsung Lantik 37 ASN Dan Enam Camat di Ruang Ki Tinggil Pemda Indramayu
Pencurian Padi Terjadi Di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Indramayu Yang Siap Panen Seluas 7.000 Meter Persegi
Bupati Bandung Ingatkan Aparatur Harus Menunjukkan Integritas, Profesional, dan Jaga Kepercayaan Publik
U.Kusmana,  Sekda Kuningan Ajak Guru Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan
Bupati Indramayu Lucky Hakim Pelayanan Publik Berjalan Seperti Biasa Insya Allah Aman & lancar Pasca Wabup Diamankan Kejati
Kemenkes Targetkan Renovasi 10 Rebu Puskesmas Rampung 2029-2030
Camat Darangdan Pimpin Apel Pagi, Tekankan Disiplin dan Peningkatan Pelayanan
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Pelantikan Enam Camat dan Mutasi Pejabat Diduga Ada Indikasi Titipan dan Transaksional

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Lucky Hakim Secara Langsung Lantik 37 ASN Dan Enam Camat di Ruang Ki Tinggil Pemda Indramayu

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Pencurian Padi Terjadi Di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Indramayu Yang Siap Panen Seluas 7.000 Meter Persegi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Bupati Bandung Ingatkan Aparatur Harus Menunjukkan Integritas, Profesional, dan Jaga Kepercayaan Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:01 WIB

U.Kusmana,  Sekda Kuningan Ajak Guru Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan

Berita Terbaru