Pembangunan Fisik Ruang SD dan SMP Tidak Dianggarkan Dalam APBD 2026

Selasa, 28 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indramayu – Patrolinews86.com –  Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Indramayu tahun 2026 dikabarkan tidak mengalokasikan untuk pembangunan atau rehab Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

APBD Indramayu yang mencapai Rp3,467 triliun dikabarkan tidak sepeserpun untuk dialokasikan pada pembangunan fisik sekolah di Kota Mangga.

Padahal, tahun sebelumnya, sejumlah proyek fisik yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2025 dialokasikan untuk pembangunan ruang kelas baru (RKB) dibawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Indramayu nilainya mencapai Rp.65 miliar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh awak media, proyek fisik pembangunan dan rehabilitasi gedung sekolah dasar dan sekolah menengah pertama yang dikelola Disdikbud mencapai puluhan miliar rupiah, dengan total lebih dari 100 paket pekerjaan.

Di bidang SMP, tercatat terdapat 32 paket proyek yang terdiri dari 19 paket pengadaan langsung dan 13 paket tender, dengan nilai total sekitar Rp15 miliar.

 

Di bidang SD, anggaran pembangunan dan rehabilitasi ruang kelas mencapai sekitar Rp50 miliar yang tersebar untuk pembangunan di wilayah Indramayu timur, tengah dan barat.

Informasi yang berhasil dihimpun media ini dari internal Disdikbud Indramayu, untuk tahun 2026, tidak ada pekerjaan fisik yang bersumber dari APBD 2026.

“Kerjaan fisik baik rehab atau pembangunan ruang kelas memang ada, namun itu dari pusat. Dari APBD 2026 0 rupiah alias tidak dianggarkan. Ini fakta,” kata sejumlah sumber internal Disdikbud yang meminta identitasnya dirahasiakan, Senin, (27/4/2026).

Menurutnya, dengan 0 persen dari APBD 2026, maka jelas semua PPTK -di bagian Sarana dan Prasarana- praktis tidak ada kegiatan.

“Karena yang ada program dari pusat, kita disini yah ga ada peran apa-apa, Mas, semua tanggung jawab pusat. Paling kita hanya diberi tembusan atau sekedar koordinasi dan ijin,” tambah sumber itu.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Indramayu, H. Caridin mengatakan, untuk rehab dan RKB tahun sekarang melalui skema revitalisasi dan dananya langsung dari pusat ke satuan pendidikan yang dapat revit.

Semua berbasis Dapodik penentuan dari pusat dan dianggarkan melalui APBN. Menurut Caridin, untuk tahun ini memang skemanya melalui revitalisasi dari pusat.

“Beda dengan tahun kemarin yah, Disdik ada rehab dan RKB dari DAU, DAK dan APBD Indramayu. Tahun sekarang tidak dialokasikan, semuanya dari pusat melalui skema Revitalisasi,” jelas Caridin. (Agus Sulist/Cho)

IMG 20260428 WA0009

Berita Terkait

Hardiknas 2026, Saatnya Bersatu Mencetak Generasi Masa Depan Bangsa
Hardiknas di Brebes, Ribuan Pelajar Deklarasi Keselamatan Tembus Rekor MURI
SDN 3 Way Terusan SP.3 Peringati Hari Pendidikan Nasional 2026
H Soif SAg MPd, Kepala MAN I Cirebon Siap bawa perubahan yang nyata buat kemajuan Sekolah.
Gubernur Jawa Barat Menetapkan SMAN 1 Sindang Menjadi Sekolah Maung
Perkuat Karakter Siswa, Ibu Abrita Kumarri Dewi Buka LDK di Mayonif 143/TWEJ: Dari Pengenalan Alutsista hingga Outbound
Dedi Sugianto SPd MPd 10 tahun lebih jadi kepala sekolah SMPN  1 Ciasem, diduga jarang ada di tempat 
Toni Andika Ariawan SPd MM ,Kepala SMPN I Jatisari Siap bawa perubahan buat kemajuan dunia pendidikan 
Tag :

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 11:55 WIB

Hardiknas 2026, Saatnya Bersatu Mencetak Generasi Masa Depan Bangsa

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:50 WIB

Hardiknas di Brebes, Ribuan Pelajar Deklarasi Keselamatan Tembus Rekor MURI

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:37 WIB

SDN 3 Way Terusan SP.3 Peringati Hari Pendidikan Nasional 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:15 WIB

H Soif SAg MPd, Kepala MAN I Cirebon Siap bawa perubahan yang nyata buat kemajuan Sekolah.

Kamis, 30 April 2026 - 11:30 WIB

Gubernur Jawa Barat Menetapkan SMAN 1 Sindang Menjadi Sekolah Maung

Berita Terbaru