Indramayu — Patrolinews86.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Apel Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) Tahun 2026 di Lapangan Kantor BPBD Indramayu, Minggu (26/04/2026)
Apel HKB 2026 digelar sebagai bagian dari peringatan nasional yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana. Kegiatan ini ditandai dengan penyalaan alat peringatan dini secara serentak pada pukul 10.00 WIB, seperti kentongan, sirine, lonceng, hingga Early Warning System (EWS), yang menjadi simbol dimulainya latihan evakuasi mandiri.
Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Indramayu, Dadang Oce Iskandar, yang bertindak sebagai pembina apel dan menyampaikan amanat Bupati Indramayu, Lucky Hakim. Apel ini juga melibatkan unsur pemerintah daerah, instansi terkait, relawan, serta masyarakat. Apel dilaksanakan pada Minggu, 26 April 2026, di Lapangan Kantor BPBD Kabupaten Indramayu.
Peringatan HKB bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum strategis untuk membangun budaya sadar bencana. Indramayu sebagai daerah dataran rendah dengan garis pantai panjang memiliki kerentanan terhadap berbagai bencana, mulai dari banjir, rob, hingga kekeringan.
Selain apel, dilakukan simulasi kesiapsiagaan melalui aktivasi sistem peringatan dini yang mengajak masyarakat melakukan evakuasi mandiri ke tempat aman. BPBD juga mendorong seluruh instansi dan lembaga untuk rutin menggelar simulasi kebencanaan minimal satu kali dalam setahun guna meningkatkan respons cepat dan koordinasi saat darurat.
Berdasarkan informasi BMKG, Indramayu diperkirakan memasuki musim kemarau panjang mulai akhir April dengan puncak pada September 2026 akibat fenomena El Nino. Kondisi ini berpotensi memicu kekeringan dan kebakaran lahan.
Menyikapi hal tersebut, masyarakat diimbau untuk bijak menggunakan air bersih, menyiapkan cadangan air, serta tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan.
“Kesiapsiagaan bukan tanggung jawab satu pihak, tetapi harus menjadi gerakan bersama. Dengan kolaborasi semua elemen, kita bisa mewujudkan Indramayu yang tangguh menghadapi bencana,” tegas Oce.
Melalui peringatan HKB 2026 ini, diharapkan kesadaran kolektif masyarakat semakin meningkat, sehingga Indramayu mampu menjadi daerah yang lebih siaga, tanggap, dan berdaya dalam menghadapi berbagai risiko bencana. (Agus Sulist/Trdi )
























