Indramayu – Patrolinews86.com – Menjelang pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Indramayu bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu menggelar rapat koordinasi (rakor) pada Kamis (23/4/2026).
Rakor ini membahas persiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan digelar mulai Mei hingga Agustus 2026, termasuk strategi pendataan dan penguatan kampanye publik.
Kegiatan dipimpin Kepala Diskominfo Indramayu, Suwenda, didampingi Kepala Bidang Statistik dan Persandian, Kiky Nurhakiky, serta dihadiri perwakilan BPS Indramayu, yakni Akhmad Sugandi, Yoyok Sandi, dan Anggit Oktilasari. Rakor dilaksanakan pada Kamis, 23 April 2026. Kegiatan berlangsung di Kabupaten Indramayu sebagai bagian dari persiapan tingkat daerah.
Rakor ini digelar untuk memastikan kelancaran program strategis nasional di bidang statistik, sekaligus menghasilkan data ekonomi yang akurat sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan daerah.
Dalam pertemuan tersebut, BPS dan Pemkab Indramayu menyusun langkah kolaboratif, mulai dari pendataan seluruh pelaku usaha—mikro hingga besar—hingga penguatan kampanye “Indramayu Jujur Berdata” guna mendorong kejujuran responden.
Selain itu, akan dilaksanakan program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) di tiga desa di Kecamatan Sindang, yakni Desa Dermayu, Terusan, dan Panyindangan Kulon. Program ini melibatkan Diskominfo, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), serta Bappeda untuk meningkatkan literasi statistik di tingkat desa.
Tak hanya itu, turut dibahas Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) 2026 yang sedang berjalan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) serta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) guna meningkatkan Indeks Pembangunan Statistik (IPS).
Kepala Diskominfo Indramayu, Suwenda, menegaskan dukungan penuh terhadap pelaksanaan sensus tersebut.
“Kami mendukung penuh suksesnya Sensus Ekonomi 2026 agar mampu memotret seluruh aktivitas ekonomi di Kabupaten Indramayu secara komprehensif,” ujarnya.
Ia juga berharap para responden memberikan data yang jujur dan akurat, karena hal tersebut menjadi fondasi utama dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.
Melalui sinergi dan koordinasi yang kuat, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Indramayu diharapkan berjalan lancar serta menghasilkan data berkualitas demi mendukung pembangunan daerah yang lebih terarah dan berkelanjutan.(Agus Sulist/Red)


























