Perumdam TDA Indramayu Dianggap Boros Anggaran Akibat Gunakan Kimia Baru

Selasa, 21 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indramayu – Patrolinews86.com
Beberapa hari yang lalu publik di Indramayu digegerkan dengan adanya sorotan Pansus DPRD Kabupaten Indramayu tentang penggunaan anggaran yang dilakukan oleh Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Darma Ayu (Perumdam TDA) Indramayu.
Pansus tersebut menyoroti adanya pemborosan penggunaan anggaran karena menggunakan bahan kimia baru. Hal itu membuat beberapa media mencoba menginvestigasi ke cabang-cabang Perumdam TDA tentang kebenaran dari apa yang disampaikan Pansus.
Tepatnya Senin(20/4/2026),para awak media mendatangi kantor Perumdam TDA cabang pelayanan Jatibarang di jalan Letnan Joni desa Jatibarang Baru.

Kedatangan awak media disambut langsung oleh kepala cabang pelayanan, Sutoni SH didampingi Supervisor Produksi, Ade Setiawan.
Ditanya tentang penggunaan kimia baru dan anggarannya, baik Sutoni maupun Ade Setiawan menjawab bahwa Perumdam TDA cabang Jatibarang tidak menggunakan bahan kimia baru.
“Dalam produksi kami masih menggunakan bahan kimia yang lama artinya tidak menggunakan bahan kimia baru”, terang Ade.

Bahkan para awak media pun diajak ke lokasi produksi air bersih untuk melihat hal yang sebenarnya.
Lanjut investigasi di lokasi berbeda, tepatnya di Instalasi Pengolahan Air (IPA) 300 Lobener Jatibarang, awak media ditemui langsung kepala IPA 300 Adi Indrayadi.
Dalam pertanyaan yang sama, Adi membeberkan bahwa penggunaan kimia baru hanya ada di dua IPA, yaitu IPA Sliyeg dan IPA Salamdarma.

“Kimia baru jenis PAC sudah diujicobakan di IPA Sliyeg dan hasilnya bagus, sedangkan di IPA Salamdarma sedang diujicobakan dan hasilnya juga bagus mampu bekerja pada NTU yang tinggi,” jelasnya.

Lebih lanjut Adi mengatakan bahwa penggunaan kimia baru tersebut sudah melalui uji laboratorium yang ketat dan hasilnya cukup baik.
Kesimpulan dari investigasi tentang penggunaan kimia baru yang dilakukan oleh Perumdam TDA, khususnya di IPA Sliyeg tersebut merupakan hal yang lumrah karena memang diperlukan oleh perusahaan dengan biaya yang standar. (Agus Sulist)

Berita Terkait

Direktur SDM Mengapresiasi Dan mengoptimalisasi Pemanfaatan OTS Kilang Balongan Indramayu
Menteri ATR/BPN Hadiri Halal Bihalal Sekaligus Penyerahan Sertifikat Tanah Gedung PCNU Indramayu
Satgas Haji Polri Gelar Operasi Berlapis Antisipasi Praktik Haji ilegal.
Ketua Cabang PSHT Lampung Tengah Hadiri Tes Calon Warga Berbasis UKT Digital 
Bantuan Pangan Diduga Pungut Warga Rp. 20 Ribu Per KPM Di Desa Tanjungsari Karangampel Indramayu
Wamen Pertanian RI Sudiyono Dukung Andika Novanto Pimpin DPD Tani Merdeka Indramayu*
DPUPR Indramayu Adakan Tender 24 Ruas Jalan Direkonstruksi Nilai Rp63,5 Miliar
Masuk Gedung Diminta KTP dan Difoto Ternyata Melanggar Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi sejak 2022.
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 15:27 WIB

Perumdam TDA Indramayu Dianggap Boros Anggaran Akibat Gunakan Kimia Baru

Senin, 20 April 2026 - 18:12 WIB

Direktur SDM Mengapresiasi Dan mengoptimalisasi Pemanfaatan OTS Kilang Balongan Indramayu

Senin, 20 April 2026 - 10:28 WIB

Menteri ATR/BPN Hadiri Halal Bihalal Sekaligus Penyerahan Sertifikat Tanah Gedung PCNU Indramayu

Senin, 20 April 2026 - 09:34 WIB

Satgas Haji Polri Gelar Operasi Berlapis Antisipasi Praktik Haji ilegal.

Minggu, 19 April 2026 - 13:47 WIB

Ketua Cabang PSHT Lampung Tengah Hadiri Tes Calon Warga Berbasis UKT Digital 

Berita Terbaru

PEMERINTAH DAN PARLEMEN

Perumdam TDA Indramayu Dianggap Boros Anggaran Akibat Gunakan Kimia Baru

Selasa, 21 Apr 2026 - 15:27 WIB