Kabupaten Cirebon, Patrolinews’86.com – Warga Masyarakat dari 3 Desa di Wilayah kecamatan Karangwareng, yaitu warga masyarakat Desa Sumur kondang, Desa Seuseupan, dan sebagian warga Didesa Blender khususnya yang ada diblok, kebon awi ( kebon baru ) dan blok karanganyar pada hari Jumat 5 Nov 2021, jam 13.00
mendatangi Kantor Kecamatan Karangwareng.
Kehadiran warga masyarakat dari perwakilan 3 (tiga) desa itu Memprotes penutupan total akses jalan utama desa Blender yang menghubungkan ke wilayah 2 Desa
Penutupan total jalan tersebut dilakukan oleh pihak pemborong CV. LANGGENG JAYA pada hari Kamis4 November 2021 sekitar pukul 17.00 WIb.
Penutupan Akses total jalan yang mendadak, membuat warga merasa resah, dan pernah mengakibatkan satu unit mobil yang bertuliskan PDIP sempat terperosok karena sulitnya memilih jalan yang terlalu sempit tersebut, penutupan akses jalan yang Berpotensi melumpuhkan perekonomian warga sekitar dan ini menyangkut Hajat hidup orang banyak, Maka, salah seorang aktivis dari wilayah timur, menyikapi hal tersebut,
SONNY ADITIYA , dalam kapasitas sebagai Sekjen DPP LSM KOMPI – C, saat dikonfirmasi awak media, (9/11/2021) beliau, menuturkan, bahwa langkah pemborong terlalu gegabah, dan Ceroboh”.
mengingat belum dikondisikan nya jalur jalan alternatif yang aman dan nyaman untuk akses jalan tersebut.
Ironisnya lagi ternyata pihak muspika karangwareng tidak mengetahui dan tidak adanya pemberitahuan dari pihak pemborong, bahwa akses jalan satu satunya itu telah ditutup total.
Sonny juga menyampaikan, untuk dan atas nama warga masyarakat, sejujurnya merasa senang dan menyambut gembira serta sangat mengapresiasi sekali akan perbaikan jalan tersebut, .
yang sungguh di sayangkan pihak pemborong dalam melaksanakan proyek tersebut terkesan lebih mementingkan keuntungan pribadi dalam melaksanakan proyek jalan dan tidak mau tau alias masa bodoh dengan warga masyarakat di tiga desa yang telah dirugikan.
Halaman : 1 2 Selanjutnya
























