Dua Pelaku Curanmor di Desa Kulu Berhasil Dibekuk Polisi, Modusnya Pura-Pura Membeli

Kamis, 2 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Pekalongan – Polda Jateng – Patrolinews86.com
Sat Reskrim Polres Pekalongan berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar, pada Rabu, 11 Maret 2026.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si saat konferensi pers di gedung aula Setia, Selasa (31/03/2026). Ia menyampaikan, bahwa jajaran Sat Reskrim Polres Pekalongan telah menangkap dua pelaku curanmor yang terjadi di Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar.

“Dua pelaku sudah kami amankan, inisialnya S (32) dan FB (33). Mereka berdua merupakan warga Desa Salit, Kecamatan Kajen,” ujar Kapolres.

Untuk modus operandinya, AKBP Rachmad mengungkapkan, kedua pelaku membagi tugas, dimana satunya berpura-pura membeli sesuatu di dalam toko, sementara satunya mengambil kendaraan.

“Bahwa pelaku yang berinisial S ini masuk ke dalam toko seolah-olah mau membeli sesuatu yang mana ini untuk mengalihkan perhatian pemilik sepeda motor. Sementara FB mengambil sepeda motor yang pada saat itu berada di sebelah timur toko dengan posisi kunci menempel,” terangnya.

Korban menyadari setelah keluar dari toko, dimana kendaraannya sudah tidak ada lagi di depan toko. Aksi kedua pelaku ini terlihat jelas dari rekaman CCTV. Dari rekaman tersebut, terlihat ada orang yang mengambil kendaraan motor milik korban, dan salah satu pelakunya adalah pembeli di toko tersebut.

Peristiwa ini pun selanjutnya dilaporkan ke Polres Pekalongan.

Petugas Sat Reskrim Polres Pekalongan selanjutnya melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap kedua pelaku pada Minggu (29/03/2026). Satu pelaku S berhasil diamankan petugas di wilayah Pemalang, yang selanjutnya menyusul FB diamankan di wilayah Kabupaten Pekalongan.

Kedua pelaku terancam dengan Pasal 477 ayat (1) huruf g Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun. (dewi)

Berita Terkait

Dugaan kasus Dana UPK / BUMDESMA Sindangagung Kuningan Tetapkan 3 Tersangka kerugian mencapai Rp1,1 Miliar
Akhirnya Penyelidikan Terkait Pencurian Beras Bantuan Pangan Di Desa Ambit Mulai Ada Titik Terang Dan Muncul Terduga Para Pelakunya
Adakah Batasan Jumlah Gratifikasi..?
Mahasiswa Cipayung Plus Indramayu Lakukan Demo Gelar 25 Tuntutan
BISAKAH MENGGUGAT HARTA GONO-GINI SETELAH ADA AKTA NOTARIS..?
Mantan Sekretaris DPRD Indramayu Ditahan Penyidik Kejati Diduga Kasus Tunjangan Perumahan Anggota DPRD
Monster Pemangsa Makhluk Yang Lemah
APAKAH BISA PERKARA PERBUATAN MELAWAN HUKUM (PMH) DI SELESAIKAN MELALUI ARBITRASE
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Dugaan kasus Dana UPK / BUMDESMA Sindangagung Kuningan Tetapkan 3 Tersangka kerugian mencapai Rp1,1 Miliar

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Adakah Batasan Jumlah Gratifikasi..?

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Mahasiswa Cipayung Plus Indramayu Lakukan Demo Gelar 25 Tuntutan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:04 WIB

BISAKAH MENGGUGAT HARTA GONO-GINI SETELAH ADA AKTA NOTARIS..?

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Mantan Sekretaris DPRD Indramayu Ditahan Penyidik Kejati Diduga Kasus Tunjangan Perumahan Anggota DPRD

Berita Terbaru