Aliansi Aktivis Muda Indonesia Akan Gelar Aksi di Kejari Kota Cirebon, Soroti Dugaan Penyimpangan DAU Rp30,5 Miliar

Senin, 2 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA CIREBON, PATROLINEWS86. COM– Dewan Pengurus Pusat Aliansi Aktivis Muda Indonesia (AKMI) menyatakan akan menggelar aksi demonstrasi terkait dugaan penyimpangan Dana Alokasi Umum (DAU) spesifik grant senilai Rp30,5 miliar Tahun Anggaran 2023. Aksi tersebut rencananya akan dilaksanakan pada Senin, 2 Februari 2026.

Berdasarkan surat pemberitahuan aksi yang beredar, demonstrasi dijadwalkan dimulai pukul 13.00 WIB hingga selesai dengan Kejaksaan Negeri Kota Cirebon sebagai tujuan aksi. Sementara titik kumpul massa berada di Sekretariat Aliansi Aktivis Muda Indonesia (AKMI).

Dalam surat tersebut, AKMI menyebutkan aksi ini digelar sebagai bentuk respons atas informasi dan pemberitaan yang beredar di publik terkait adanya dugaan penyimpangan dalam pengelolaan DAU spesifik grant senilai Rp30,5 miliar. Organisasi ini menilai perlu adanya langkah serius dari aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti dugaan tersebut secara transparan dan akuntabel.

Koordinator Aksi AKMI Cirebon Raya, Reza Tamara, menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bagian dari kontrol sosial masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan pengelolaan keuangan negara.

“Aliansi Aktivis Muda Indonesia akan menyampaikan aspirasi dan tuntutan secara terbuka agar dugaan penyimpangan anggaran tersebut dapat ditelusuri dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” demikian tertulis dalam surat pemberitahuan aksi.

AKMI memperkirakan jumlah massa yang akan terlibat dalam aksi tersebut sekitar 250 orang, dengan perlengkapan aksi berupa mobil komando, pengeras suara, serta spanduk aspirasi.

Melalui aksi ini, AKMI berharap Kejaksaan Negeri Kota Cirebon dapat menjalankan fungsinya secara profesional dan independen dalam menegakkan hukum, sekaligus memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.

( Hn/ red)

Berita Terkait

Dugaan kasus Dana UPK / BUMDESMA Sindangagung Kuningan Tetapkan 3 Tersangka kerugian mencapai Rp1,8 Miliar
Akhirnya Penyelidikan Terkait Pencurian Beras Bantuan Pangan Di Desa Ambit Mulai Ada Titik Terang Dan Muncul Terduga Para Pelakunya
Adakah Batasan Jumlah Gratifikasi..?
Mahasiswa Cipayung Plus Indramayu Lakukan Demo Gelar 25 Tuntutan
BISAKAH MENGGUGAT HARTA GONO-GINI SETELAH ADA AKTA NOTARIS..?
Mantan Sekretaris DPRD Indramayu Ditahan Penyidik Kejati Diduga Kasus Tunjangan Perumahan Anggota DPRD
Monster Pemangsa Makhluk Yang Lemah
APAKAH BISA PERKARA PERBUATAN MELAWAN HUKUM (PMH) DI SELESAIKAN MELALUI ARBITRASE
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Dugaan kasus Dana UPK / BUMDESMA Sindangagung Kuningan Tetapkan 3 Tersangka kerugian mencapai Rp1,8 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Akhirnya Penyelidikan Terkait Pencurian Beras Bantuan Pangan Di Desa Ambit Mulai Ada Titik Terang Dan Muncul Terduga Para Pelakunya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Adakah Batasan Jumlah Gratifikasi..?

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Mahasiswa Cipayung Plus Indramayu Lakukan Demo Gelar 25 Tuntutan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:04 WIB

BISAKAH MENGGUGAT HARTA GONO-GINI SETELAH ADA AKTA NOTARIS..?

Berita Terbaru

LINTAS DAERAH

LMPI Kuningan kini berubah Nama  menjadi LMP

Minggu, 1 Nov 2026 - 19:22 WIB