Final Lomba Pidato Memperingati Hari Sumpah Pemuda Dan Hari Pahlawan.
Tingkat SMA Sederajat Dan Perguruan Tinggi Se-Kabupaten Sikka Yang Diselenggarakan Oleh Kejaksaan Negeri Sikka.
PATROLINEWS86.COM _ SIKKA, NTT.
Acara final lomba pidato memperingati hari sumpah pemuda dan hari pahlawan, tingkat SMA sederajat dan Perguruan Tinggi se_kabupaten Sikka.
Di era perkembangan teknologi dan kemajuan zaman ini, generasi muda memiliki peranan penting dalam berbangsa dan bernegara, termasuk peran mereka ikut menjaga kedaulatan dan persatuan.
Generasi muda saat ini menguasai teknologi dan memiliki saluran di ruang digital yang bisa memberikan pengaruh-pengaruh di dalam lingkungan sosial.
Hal-hal tersebut tentunya bisa dimanfaatkan oleh generasi muda untuk menjadi pahlawan pada era modern.
Kasi Intel Kejaksaan Negeri Sikka : Oky Prastyo, S.H. mengatakan, lomba pidato ini diselenggarakan di Gedung Sikka Convention Center (SCC) dengan melibatkan pelajar dan mahasiswa dari berbagai institusi pendidikan di Kabupaten Sikka.
Ia juga menjelaskan, tujuan utama kegiatan ini adalah mendorong generasi muda untuk berpikir kritis dan memahami pentingnya peran hukum dalam kehidupan bernegara.
Lomba pidato ini bertujuan untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda.
Pesertanya terdiri dari pelajar dan mahasiswa se Kabupaten Sikka, tegas Oky.
Kegiatan diawali dengan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan do’a ajaran agama Katholik yang dipimpin oleh RD. Yakobus Dionisius Migo, S.Fil., M.Th.,.
Selanjutnya sambutan dari Penjabat Bupati Sikka : Adrianus Firminus Parera, SE, M.Si , dengan singkat mengatakan bahwa :
“Berbicara di depan umum tidaklah mudah, tetapi omong yang baik dan benar tidak semua orang bisa, sehingga ade-ade mengikuti lomba ini menurut saya luar biasa sekali.
Lanjutnya, berpidato adalah sebuah proses, juara atau tidak adalah hasil, tujuannya adalah mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan.
Tentu ini semua menjadi referensi yang baik bagi generasi muda saat ini.
Tegas Penjabat Bupati Sikka Adrianus Firminus Parera, SE, M.Si.
Selanjutnya sambutan dari Kepala Kejaksaan Negeri Sikka : Henderina Malo, S.H.,M.Hum.
Ia sangat senang karena kita semua diberikan kesempatan dalam keadaan sehat sehingga kita bisa ada di tempat ini, dan juga kiranya bencana Gunung Lewotobi kembali normal.
Ia juga merasa sangat bahagia selain antusiasme, pemda dan semua pihak mendukung kelancaran lomba hari ini.
Semua ini karena keberanian, bonusnya ade-ade paham tentang hukum, kenali hukum, jauhi hukum.
Contohnya di kabupaten Sikka,
-). kekerasan terhadap anak, korbannya anak, pelakunya juga anak.
-). judi online anak.
-). kurir narkoba anak.
Jaksa masuk sekolah?
bagaimana caranya ade-ade mempelajari hukum yaitu dengan adanya lomba pidato.
Akhir kata Henderina Malo mengakui bahwa publik speaking generasi muda kabupaten Sikka luar biasa.
Para peserta lomba pidato ini berasal dari sekolah yang ada di kabupaten Sikka,baik tingkat SMA bahkan perguruan tinggi se_kabupaten Sikka.
Pantauan awak media PATROLINEWS86.COM, para peserta ini berjumlah 10 orang yang mengikuti final lomba pidato tentunya 5 orang dari peserta pelajar dan 5 orang lagi dari peserta mahasiswa.
Inilah daftar nama 10 peserta yang mengikuti lomba final pidato, yang diselenggarakan oleh Kejaksaan Negeri Sikka:
1/. Maria Melani Rajalewa , “Katakan Tidak Pada Bullyng”, dari SMAN 1 Maumere.
2/. Betriks Selestina,
“Sebarkan cinta bukan kebencian, Menjadi sahabat bukan musuh, No Bullyng”. dari SMAN 1 Maumere.
3/. Marsela, “Fenomena Trauma pada tindakan Bullyng”, dari SMAK Bhaktyarsa Maumere.
4/. Nur Satriawati, “Bullyng di sekolah”, dari SMAN Pemana.
5/. Maria Yohana Afriana Haba, “Menjadi sahabat bukan musuh (Bullyng)”, dari SMAN 2 Maumere.
6/. Fransiska Fitriani, “Peran generasi z dalam memberantas korupsi”, dari Universitas Nusa Nipa, Maumere.
7/. Albicia odilia, “Membangun budaya anti korupsi sejak dini”, dari Politeknik Cristo Re Maumere.
8/. Yohanes Imanuel, “Peran Gensi, peran korupsi”, dari Universitas Nusa Nipa Maumere.
9/. Yolanda Novita Lodan, “Generasi z garda terdepan anti korupsi”, dari Universitas Nusa Nipa Maumere.
10/. Cristina, “Peran Gensi peran korupsi”, dari Universitas Nusa Nipa Maumere.
Tak lupa ada juga tim juri dalam lomba pidato ini, ada tiga orang yakni :
1). Direktur Politeknik Cristo Re Maumere, RD. Yakobus Dionisius Migo, S.Fil., M.Th.,
2). Kepala Kejaksaan Negeri Sikka (Kajari Sikka): Henderina Malo, S.H.,M.Hum dan …
3). Dosen Fakultas Hukum Universitas Nusa Nipa, Maumere: Alfonsus Hilarius Ase, S.H., M.Hum.
Turut hadir para tamu undangan:
-). Penjabat Bupati Sikka : Adrianus Firminus Parera, SE, M.Si.
-). Ketua DPRD Kabupaten Sikka : Stefanus Sumandi, ini S.Fil.
-). Kepala BRI Cabang Maumere : I Nyoman Slamet Destrawan.
-). Polres Sikka, yang mewakili
-). Dosen (Akademisi) : Gregorius Cristison Bertholomeus, S.H.,M.H dan Micael Josviranto, S.Fil., M.Hum, yang mewakili.
-). Bapak/Ibu Guru SMA Se Kabupaten Sikka, yang mewakili
-). Orang Tua murid peserta lomba pidato, yang mewakili
-). Para pelajar SMA Se Kabupaten Sikka yang mewakili.
-). Para mahasiswa Perguruan Tinggi Se Kabupaten Sikka yang mewakili
-). Tokoh masyarakat, yang mewakili dan sebagainya.
Kasi Intel Kejaksaan Negeri Sikka, Oky Prastyo, S.H., menambahkan bahwa, Kejaksaan Negeri Sikka berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran hukum generasi muda serta memotivasi mereka untuk mengenal hukum dan menjauhi hukuman.
Kami ingin menyampaikan pesan bahwa hukum itu ada karena negara ada, dan generasi muda harus siap menjadi penerus kami, ungkap Oky.
Dengan adanya generasi Z yang kritis dan penuh potensi, Oky optimis Kabupaten Sikka akan semakin maju dan makmur.
“Kami berharap putra-putri Kabupaten Sikka dapat terus mengembangkan potensi akademis dan menjadi generasi penerus yang membanggakan,” tegasnya.
Kegiatan ini ditutup dengan do’a dan foto bersama para peserta lomba pidato dan tamu undangan.
GELSONIELA _ PATROLINEWS86.COM
























