Keluarga Korban Minta Tersangka Aiptu Hendrikus Endi Segera Ditahan

Selasa, 1 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keluarga Korban Minta Tersangka Aiptu Hendrikus Endi Segera Ditahan.

PATROLINEWS86.COM – SIKKA, NTT.
Proses penanganan kasus tindak pidana kecelakaan lalulintas yang menewaskan Marselinus Plea Ladjar sudah masuk ke tahap Penyidikan.

Berdasarkan SP2HP/05/IX/2024/LL/Res Sikka tertanggal 30 September 2024 yang isinya para peserta gelar perkara sepakat dilakukan penyidikan lanjut untuk penetapan tersangka atas nama : Aiptu Hendrikus Endi supaya dilakukan penahanan dengan memperhatikan surat kontrol dari dokter yang menangani luka-luka Aiptu Hendrikus Endi.

Berdasarkan hasil gelar perkara Aiptu Hendrikus Endi sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Keluarga korban melalui kuasa hukumnya : Kornelius Yoseph Paga Meka, S.H.,M.H berharap agar tersangka Aiptu Hendrikus Endi segera ditahan dengan alasan bahwa berdasarkan ketentuan mengenai syarat penahanan seperti yang diatur didalam pasal 21 ayat (1) KUHAP menyatakan perintah penahanan terhadap seorang Tersangka atau Terdakwa yang diduga keras melakukan tindak pidana berdasarkan bukti yang cukup dalam hal adanya keadaan yang menimbulkan Tersangka atau Terdakwa akan melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti, dan atau mengulangi tindak pidana.

Syarat dalam pasal 21 ayat (1) Kuhap merupakan syarat penahanan subjektif.

Sedangkan berdasarkan ketentuan pasal 21 ayat (4) KUHAP menyatakan penahanan tersebut hanya dapat dikenakan terhadap tersangka yang tindak pidana diancam dengan pidana penjara lima tahun atau lebih.

Syarat dalam pasal 21 ayat (4) Kuhap merupakan syarat penahanan objektif.

Sesuai dengan syarat subjektif dan objektif maka sangat layak dan pantas Tersangka Aiptu Hendrikus Endi di tahan.

Tujuan keluarga korban meminta tersangka Aiptu Hendrikus Endi di tahan agar mempersempit ruang gerak dari tersangka, sehingga tidak terjadi lagi kasus yang sama dengan korban yang berbeda, mengingat tersangka merupakan residivis/pengulangan tindak pidana.

GELSONIELA_ PATROLINEWS86.COM

Berita Terkait

Bupati Eman Suherman Minta BPR Majalengka Perkuat Manajemen Risiko.
Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas
Peduli Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan, Kapolda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Pangkalan Bun
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Pekalongan Salurkan 18 Ribu Liter Air Bersih
PT.Lambang Bumi Perkasa di Duga Belum Kantongi Ijin Resmi Pemakaian Air Sungai 
Polres Indramayu Buka Pelatihan Vokasi Bagi Warga PHK dan Peduli Pengangguran
Jalan Agus Salim Diaspal Ulang, Polres Pekalongan Kota Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
PULUHAN ORMAS PEMUDA PANCASILA BERKUMPUL DI GOR TRISANJA MENGGRUDUG KANTOR PIMPINAN CABANG GERAKAN ANSHOR TEGAL. 
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Bupati Eman Suherman Minta BPR Majalengka Perkuat Manajemen Risiko.

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Peduli Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan, Kapolda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Pangkalan Bun

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Pekalongan Salurkan 18 Ribu Liter Air Bersih

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:00 WIB

PT.Lambang Bumi Perkasa di Duga Belum Kantongi Ijin Resmi Pemakaian Air Sungai 

Berita Terbaru