Dari Perspektif Psikologi Hukum dan Forensik Diduga Kematian oma Erni Trio Tidak Wajar.

Senin, 12 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dari Perspektif Psikologi Hukum dan Forensik Diduga Kematian oma Erni Trio Tidak Wajar.

Oleh : Marianus Gaharpung, Dosen FH Ubaya dan Ketua Dewan Penasehat Peradi Sidoarjo

PATROLINEWS86.COM – MAUMERE, NTT.
Kematian Oma Erni Trio, pada hari sabtu, tanggal 03/08/2024 di ruko Indomesin Jln.Don Juan, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Provinsi NTT menarik untuk disimak.
Ada beberapa pertanyaan hukum yang perlu dikaji kaitan penyebab kematian oma Erni, ialah :

1). Mengapa kondisi jasat sudah hitam bau dan berulat kok dikatakan baru meninggal.

2). Kemana petugas kamar mayat enggan memandikan jenasah tetapi harus ada petugas keamanan (polisi) diduga matinya sudah beberapa hari kok tidak ada yang tahu.

3). Kenapa anak laki inisial JR seakan memaksa petugas kamar mayat segera harus dimandikan, muka kami tahu dimana kalau tidak segera dikuburkan.

4). Mengapa ketika oma Erni meninggal anaknya JR dan istri ML berada di Surabaya alasan sulit penerbangan balik Maumere.
Padahal jika sayang kepada ibu kandung sangat bisa terbang Surabaya – Labuan Bajo Sambung Ke – Maumere atau Surabaya – Kupang – Larantuka jalan darat Maumere.
Ini ada dugaan alibi yang dibuat JR dan ML bahwa kematian ibu mereka wajar karena usia 85 tahun.
Hal- hal inilah yang harus dicermati betul oleh Reskrim Polres Sikka atas kematian, ini sesuatu yang lumrah.

Ketajaman ilmu kriminilogi perlu diwujudkan dalam kasus ini.
Apalagi dari beberapa pihak keluarga menyayangkan
dan merasa ada kejanggalannya
Dari aspek forensik sangat penasaran dengan kasus kematian ibu Erni Trio.
Ada apa dan mengapa?
Kondisi jenasah hitam bau ulat kok dikatakan kematiannya wajar karena kondisi tua.
Tidak mungkin alasannya ini tidak logik. Dari aspek psikologi hukum dan forensik, kematian oma ini diduga tidak wajar ada beberapa alasan :

1/. Dari aspek psikologi hukum, semakin keluarga mengelak tidak mau berkomunikasi dengan tetangga bahkan keluarga oma yang lain menanyakan mengapa ibu meninggal dan dijawab oleh salah satu cucu oma dengan intonasi sangat tidak rama seakan menutup- nutupi.
Ini adalah sikap yang harus dicurigai.

Ada apa dan mengapa bahkan sampai mau memberi uang Rp 50 ribu pada petugas kamar mayat tetapi ditolak.
Polisi harus panggil periksa cucu dari oma yang meninggal.

2/. Kondisi mayat hitam bau dan berulat tidak mungkin baru meninggal itu sudah beberapa hari meninggal.
Dalam ilmu forensik sudah bisa tahu penyebab kematian karena alasan alamiah, gantung diri, dibunuh, bunuh diri atau terjadi pembiaran timbulnya kematian.

3/. Sangat aneh sudah tahu ibu Erni kondisi buta dibiarkan sendiri tidak masuk akal, keluarga macam apa membiarkan ibu Erni kondisi mata buta dan suaminya sendiri dalam rumah ditemani pembantu.

Ada info bahwa keluarga ada yang ke Larantuka dan ke Surabaya yang seharusnya perlu diperiksa.
Penyidik diharapkan periksa manifes penerbangan ke Surabaya dan kembali Surabaya Maumere.
Kami menduga alibi yang sengaja dibuat anaknya JR bersama istrinya ML ke Surabaya dan anaknya lainnya ke Larantuka sejati diduga mereka dader (pelaku) penelantaran menyebab kematian.
Karena rada aneh saat penguburan JR dan ML sudah tiba alasan penerbangan sulit.
Jika penyidik kerjanya profesional dan independen sangat bisa mengecek pernerbangan beberapa hari sebelum kematian apakah memang sulit penerbangan ke Maumere Surabaya lewat Kupang Larantuka atau Surabaya lewat Labuan Bajo Maumere.

Bisa saja terjadi karena diduga anak merasa beban mengurus ibunya yang tua dan mata buta.
oleh karena itu, kami yakin kapolres dan kasat reskrim Polres Sikka kerja profesional dan independen agar gali kembali jenazah lakukan otopsi untuk melihat penyebab kematian demi mendapatkan keadilan dengan memanggil memeriksa JR dan istri ML, cucu oma dan pembantu rumah, petugas kamar mayat alasannya akan sangat tahu jenazah ini baru mati atau sudah lama.

GELSONIELA _ PATROLINEWS86.COM

Berita Terkait

Akhirnya Penyelidikan Terkait Pencurian Beras Bantuan Pangan Di Desa Ambit Mulai Ada Titik Terang Dan Muncul Terduga Para Pelakunya
Adakah Batasan Jumlah Gratifikasi..?
Mahasiswa Cipayung Plus Indramayu Lakukan Demo Gelar 25 Tuntutan
BISAKAH MENGGUGAT HARTA GONO-GINI SETELAH ADA AKTA NOTARIS..?
Mantan Sekretaris DPRD Indramayu Ditahan Penyidik Kejati Diduga Kasus Tunjangan Perumahan Anggota DPRD
Monster Pemangsa Makhluk Yang Lemah
APAKAH BISA PERKARA PERBUATAN MELAWAN HUKUM (PMH) DI SELESAIKAN MELALUI ARBITRASE
Diduga Edarkan 48 Butir Obat Hexymer, Dua Orang Diamankan Satresnarkoba Polres Pekalongan

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Akhirnya Penyelidikan Terkait Pencurian Beras Bantuan Pangan Di Desa Ambit Mulai Ada Titik Terang Dan Muncul Terduga Para Pelakunya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Adakah Batasan Jumlah Gratifikasi..?

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Mahasiswa Cipayung Plus Indramayu Lakukan Demo Gelar 25 Tuntutan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:04 WIB

BISAKAH MENGGUGAT HARTA GONO-GINI SETELAH ADA AKTA NOTARIS..?

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Mantan Sekretaris DPRD Indramayu Ditahan Penyidik Kejati Diduga Kasus Tunjangan Perumahan Anggota DPRD

Berita Terbaru