Sebanyak 20.980 prajurit TNI Angkatan Laut (TNI AL) disiaga-penuh kan di wilayah DKI Jakarta dalam rangka Operasi Pengamanan Perkembangan Situasi (Pam Bangsit).

Rabu, 4 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Gelombang pengamanan besar-besaran tengah berlangsung di jantung pemerintahan Indonesia. Sebanyak 20.980 prajurit TNI Angkatan Laut (TNI AL) disiaga-penuh kan di wilayah DKI Jakarta dalam rangka Operasi Pengamanan Perkembangan Situasi (Pam Bangsit). Operasi strategis ini mulai bergulir sejak Senin, 2 November 2026.

Langkah preventif militer ini diambil menyusul memanasnya perbincangan publik setelah penetapan status hukum terhadap salah satu pejabat tinggi negara. Menanggapi situasi tersebut, Mabes TNI menegaskan bahwa pengerahan pasukan berskala besar ini merupakan komitmen mutlak TNI untuk menjaga stabilitas ibu kota, mengamankan objek vital nasional, serta mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pergerakan dan kesiapsiagaan puluhan ribu prajurit ini diatur secara presisi ke dalam empat tahapan taktis:

• Tahap I (Penebalan Awal): Sebanyak 2.100 personel langsung diterjunkan di titik-titik krusial Jakarta untuk memperkuat pertahanan lini depan.
• Tahap II (Lapis Kedua): Sebanyak 3.500 personel dalam posisi siap gerak sebagai kekuatan cadangan pemukul.
• Tahap III (Dukungan Logistik): Disiagakan 2.240 personel penopang operasional lapangan.
• Tahap IV (Standby Kekuatan Penuh): Benteng pertahanan terbesar melibatkan 13.140 prajurit yang kini bersiap di markas masing-masing, menunggu instruksi komando tertinggi.

Kekuatan raksasa di tahap keempat ini mengintegrasikan seluruh elemen terbaik TNI AL, mulai dari pasukan elite Korps Marinir wilayah Jakarta (4.410 personel), Mabesal (4.430 personel), Koarmada I (1.109 personel), Pushidrosal (913 personel), hingga Satuan Polisi Militer dan Tim Medis Kedinasan.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan beraktivitas normal, karena seluruh personel yang bersiaga berkomitmen menjaga situasi Jakarta tetap kondusif, aman, dan terkendali.

Lip S.Yunus

 

Berita Terkait

Hadapi Kendala Saat Berobat di Rumah Sakit? Laporkan Melalui Fitur Jabar Merawat dalam Aplikasi Sapawarga
Menuju HPN 2027 Lampung, PWI Half Marathon 2026 Siap Menggebrak Bandar Lampung
Dugaan Praktik Ijon 2025 Yang Melibatkan Pejabat Tinggi Indramayu Dan Pengusaha Cirebon di Laporkan Ke KPK.
Kepengurusan PWI Kuningan Akan Segera Berakhir, Siapa Ketua Selanjutnya? Simak Pendaftarannya
Majalengka Kembali Berprestasi, Raih Penghargaan Pemerintah Daerah Teraktif dari OJK
Pelantikan Enam Camat dan Mutasi Pejabat Diduga Ada Indikasi Titipan dan Transaksional
Bupati Lucky Hakim Secara Langsung Lantik 37 ASN Dan Enam Camat di Ruang Ki Tinggil Pemda Indramayu
Pencurian Padi Terjadi Di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Indramayu Yang Siap Panen Seluas 7.000 Meter Persegi
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 23:54 WIB

Sebanyak 20.980 prajurit TNI Angkatan Laut (TNI AL) disiaga-penuh kan di wilayah DKI Jakarta dalam rangka Operasi Pengamanan Perkembangan Situasi (Pam Bangsit).

Rabu, 4 November 2026 - 08:54 WIB

Hadapi Kendala Saat Berobat di Rumah Sakit? Laporkan Melalui Fitur Jabar Merawat dalam Aplikasi Sapawarga

Selasa, 3 November 2026 - 18:53 WIB

Menuju HPN 2027 Lampung, PWI Half Marathon 2026 Siap Menggebrak Bandar Lampung

Selasa, 3 November 2026 - 01:40 WIB

Dugaan Praktik Ijon 2025 Yang Melibatkan Pejabat Tinggi Indramayu Dan Pengusaha Cirebon di Laporkan Ke KPK.

Minggu, 1 November 2026 - 17:04 WIB

Kepengurusan PWI Kuningan Akan Segera Berakhir, Siapa Ketua Selanjutnya? Simak Pendaftarannya

Berita Terbaru