Jelang Puncak Musim Hujan, Kapolres Pekalongan Cek Kesiapan Hadapi Banjir dan Longsor

Selasa, 3 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Pekalongan – Polda Jateng – Patrolinews86.com Mengantisipasi potensi bencana alam menjelang musim hujan, Kapolres Pekalongan AKBP Zamrul Aini, S.H., S.I.K., M.H., M.B.A., melakukan pengecekan sarana dan prasarana penanggulangan bencana, Selasa (3/11/2026).

 

Pengecekan tersebut dilaksanakan usai apel kesiapan sarana dan prasarana penanggulangan bencana alam di wilayah Kabupaten Pekalongan. Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh perlengkapan dan peralatan pendukung dalam kondisi siap digunakan ketika terjadi situasi darurat.

 

Kapolres Pekalongan AKBP Zamrul Aini mengatakan, kesiapsiagaan menghadapi bencana merupakan bagian penting dari sistem pencegahan dan mitigasi untuk mengurangi risiko bencana. Upaya tersebut harus dilakukan secara terorganisir, terpadu, cepat, dan tanggap.

 

“Penanggulangan bencana ini merupakan bagian dari sistem pencegahan dan mitigasi untuk mengurangi risiko bencana secara terorganisir, terpadu, cepat, dan tanggap. Selain itu juga meningkatkan sensitivitas kita terhadap kerawanan bencana, terutama banjir, banjir bandang, dan tanah longsor,” ujarnya.

 

Zamrul mengungkapkan, berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Jawa Tengah, musim hujan 2026/2027 di Jawa Tengah diprediksi mulai berlangsung pada awal November hingga Desember 2026. Sementara puncak musim hujan diperkirakan terjadi pada Januari hingga Maret 2027.

 

Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan ancaman bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem. Kabupaten Pekalongan menjadi salah satu wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama di daerah-daerah yang memiliki tingkat kerawanan bencana.

 

“Potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem diprediksi akan meningkat, terutama di daerah rawan bencana di Jawa Tengah. Kabupaten Pekalongan diprediksi akan diguyur hujan pada November dan Desember 2026. Ini akan meningkatkan ancaman banjir dan tanah longsor, khususnya di wilayah rawan bencana seperti Paninggaran, Lebakbarang, Kandangserang, Petungkriyono, Wonokerto, Sragi, dan Wiradesa,” jelasnya.

 

Menurut Zamrul, pengecekan sarana dan prasarana menjadi langkah penting untuk memastikan kesiapan menghadapi berbagai kemungkinan. Tidak hanya memastikan kelengkapan peralatan, kesiapan personel serta koordinasi lintas sektor juga menjadi faktor penentu dalam penanganan bencana.

 

“Oleh karena itu, kita perlu memastikan bahwa kita telah siap menghadapi segala kemungkinan, baik dari sisi personel maupun sarana dan prasarana,” tambahnya.

 

Ia menegaskan, penanggulangan bencana bukan hanya berkaitan dengan ketersediaan alat dan perlengkapan. Kesiapan mental, kemampuan bekerja sama, koordinasi, serta kecepatan dalam merespons keadaan darurat juga harus menjadi perhatian seluruh personel.

 

Lebih lanjut, Kapolres menyebut apel kesiapsiagaan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen kemanusiaan dan semangat kerelawanan dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.

 

Menurutnya, komitmen tersebut harus didukung kesiapan personel, sarana prasarana yang memadai, serta pola penanggulangan bencana yang terencana, mulai dari tahap pencegahan, tanggap darurat hingga penanganan pascabencana.

 

“Melalui apel ini kita bisa memantau sejauh mana kesiapsiagaan personel dan sarana prasarana dalam membantu masyarakat menghadapi kemungkinan terjadinya bencana. Kita harus mampu bekerja sama, saling mendukung, dan cepat tanggap dalam merespons setiap potensi bencana alam,” tegas Zamrul.

 

Dengan pengecekan tersebut, Polres Pekalongan berharap kesiapan seluruh unsur penanggulangan bencana semakin optimal sehingga apabila terjadi bencana alam, penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi demi keselamatan masyarakat. (dewi)

Berita Terkait

Polres Indramayu Berikan Rompi Kamtibmas kepada Pengurus Organisasi Wartawan di Indramayu Jalin Silaturai dan Sinergitas*
Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Sosialisasikan Keselamatan dan Pajak Kendaraan di Simpang Alun-Alun Kota Pekalongan.
Sasar Toko Hingga Lokasi Oplosan, Polisi Razia Tempat Usaha Miras di Pekalongan
Operasi Patuh Candi, Polisi Ingatkan Sopir Truk Cek Lampu dan Kelengkapan Kendaraan
Kegiatan Perdana Rutinan Manaqib MWC NU Balongan Pasca Pelantikan Pengurus Baru Masa Khidmat 2026-2031
PT. Pertamina Drilling Service Perkuat Keselamatan Kerja dan Keandalan Operasi Pengeboran Dukung Ketahanan Energi Nasional
Untuk Mama, Bapa Dan Semua Yang Telah Mendahului, Terima Kasih Telah Melahirkan Kami. 
Jajaran Pengurus 45-Yatim dari 3-Ponpes di Jawa Barat menyantuni 60-Yatim Pada Acara Peringatan Hari Santri
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:57 WIB

Jelang Puncak Musim Hujan, Kapolres Pekalongan Cek Kesiapan Hadapi Banjir dan Longsor

Selasa, 3 November 2026 - 20:45 WIB

Polres Indramayu Berikan Rompi Kamtibmas kepada Pengurus Organisasi Wartawan di Indramayu Jalin Silaturai dan Sinergitas*

Selasa, 3 November 2026 - 20:24 WIB

Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Sosialisasikan Keselamatan dan Pajak Kendaraan di Simpang Alun-Alun Kota Pekalongan.

Selasa, 3 November 2026 - 12:06 WIB

Sasar Toko Hingga Lokasi Oplosan, Polisi Razia Tempat Usaha Miras di Pekalongan

Selasa, 3 November 2026 - 12:02 WIB

Operasi Patuh Candi, Polisi Ingatkan Sopir Truk Cek Lampu dan Kelengkapan Kendaraan

Berita Terbaru