BAZNAS Kuningan Perkuat Mitigasi Bencana Lewat Program KATANA di Lereng Gunung Ciremai

Rabu, 29 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan tersebut menjadi tindak lanjut arahan Pemerintah Kabupaten Kuningan sekaligus respons atas Surat Edaran Bupati Kuningan Nomor 500.10.2.1/25/PEREKONOMIAN/2026 tentang Kewaspadaan terhadap Aktivitas Vulkanik Gunung Ciremai. Melalui program ini, masyarakat dibekali pengetahuan dan kemampuan dasar dalam menghadapi potensi bencana secara mandiri.

Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan, H. Yusron Kholid, S.Ag., M.Si., mengatakan Program KATANA merupakan salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang menyentuh aspek kemanusiaan dan kebencanaan.

“BAZNAS selain menghimpun, juga mendistribusikan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Salah satunya melalui Program Kampung Tanggap Bencana ini sebagai wujud hadirnya negara di tengah masyarakat,” ujarnya.

Menurut Yusron, mitigasi bencana merupakan ikhtiar yang harus dilakukan bersama. Sebagai manusia, kata dia, masyarakat tidak hanya dituntut untuk berdoa, tetapi juga memiliki kesiapsiagaan dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana.

“Kegiatan mitigasi ini menjadi ikhtiar kita bersama. Meskipun semua musibah datang dari Allah SWT, sebagai manusia yang berakal kita wajib untuk waspada. Kewaspadaan inilah yang kita wujudkan melalui program ini,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Yusron juga mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi untuk menunaikan zakat maupun memperbanyak infak dan sedekah sebagai bentuk kepedulian sosial.

“Jalmi nu baleunghar sok geura zakat. Jika belum memenuhi syarat dan rukun zakat, gerakkan infaknya. Insyaallah, infak dan sedekah ini dapat menjadi ikhtiar penolak bala,” tuturnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana, S.STP., mengapresiasi langkah BAZNAS yang dinilai memperkuat upaya mitigasi bencana di tingkat masyarakat.

Ia menjelaskan, masyarakat yang tinggal di kawasan rawan bencana perlu memiliki empat modal utama, yakni kesadaran terhadap risiko, ketangguhan, pengetahuan, serta kemampuan tanggap bencana.

“Kita menyadari bahwa kita hidup di kawasan yang berisiko. Oleh karena itu, penting adanya mitigasi melalui Program Kampung Tanggap Bencana yang digagas BAZNAS ini,” ujar Indra.

Menurutnya, pelaksanaan sosialisasi di Desa Sangkanherang menjadi bukti sinergi yang terus terjalin antara BPBD dan BAZNAS dalam membangun budaya sadar bencana di tengah masyarakat.

Sementara itu, Kepala Desa Sangkanherang, Ahmad Suteja, menyampaikan apresiasi atas perhatian BAZNAS dan Pemerintah Kabupaten Kuningan kepada masyarakat yang tinggal di wilayah penyangga Gunung Ciremai.

“Desa kami berada di ujung wilayah Jalaksana dan berbatasan langsung dengan kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai. Pembekalan mitigasi ini sangat dibutuhkan oleh warga kami,” katanya.

Program Kampung Tanggap Bencana (KATANA) merupakan program nasional BAZNAS RI yang dilaksanakan secara bertahap di berbagai daerah. Program ini bertujuan membangun ketangguhan masyarakat berbasis komunitas melalui edukasi, pelatihan, serta penguatan kapasitas warga agar mampu menghadapi dan mengurangi risiko bencana di lingkungan masing-masing.

Kegiatan tersebut dihadiri Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kuningan Bidang Pendistribusian Asep Z. Fauzi, M.Pd., Pimpinan Bidang SDM Abdul Jalil Hermawan, M.Kom., Pimpinan Bidang Keuangan Adang Romadona, S.Pd.I., M.H.Kes., Komandan BTB Kabupaten Kuningan Moh. Entus, S.Pd., jajaran Forkopimcam Jalaksana, serta tokoh masyarakat setempat. (BAZNAS)

WhatsApp Image 2026 07 28 at 11.33.56 AM 1 WhatsApp Image 2026 07 28 at 11.33.56 AM WhatsApp Image 2026 07 28 at 11.33.55 AM WhatsApp Image 2026 07 28 at 11.33.58 AM 1 WhatsApp Image 2026 07 28 at 11.33.58 AM WhatsApp Image 2026 07 28 at 11.33.57 AM 2 WhatsApp Image 2026 07 28 at 11.33.57 AM 1 WhatsApp Image 2026 07 28 at 11.33.57 AM WhatsApp Image 2026 07 28 at 11.33.56 AM 2

 

Berita Terkait

Majalengka Kembali Berprestasi, Raih Penghargaan Pemerintah Daerah Teraktif dari OJK
Pelantikan Enam Camat dan Mutasi Pejabat Diduga Ada Indikasi Titipan dan Transaksional
Bupati Lucky Hakim Secara Langsung Lantik 37 ASN Dan Enam Camat di Ruang Ki Tinggil Pemda Indramayu
Pencurian Padi Terjadi Di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Indramayu Yang Siap Panen Seluas 7.000 Meter Persegi
Bupati Bandung Ingatkan Aparatur Harus Menunjukkan Integritas, Profesional, dan Jaga Kepercayaan Publik
U.Kusmana,  Sekda Kuningan Ajak Guru Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan
Bupati Indramayu Lucky Hakim Pelayanan Publik Berjalan Seperti Biasa Insya Allah Aman & lancar Pasca Wabup Diamankan Kejati
Kemenkes Targetkan Renovasi 10 Rebu Puskesmas Rampung 2029-2030
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:08 WIB

Majalengka Kembali Berprestasi, Raih Penghargaan Pemerintah Daerah Teraktif dari OJK

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Pelantikan Enam Camat dan Mutasi Pejabat Diduga Ada Indikasi Titipan dan Transaksional

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Lucky Hakim Secara Langsung Lantik 37 ASN Dan Enam Camat di Ruang Ki Tinggil Pemda Indramayu

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Pencurian Padi Terjadi Di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Indramayu Yang Siap Panen Seluas 7.000 Meter Persegi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Bupati Bandung Ingatkan Aparatur Harus Menunjukkan Integritas, Profesional, dan Jaga Kepercayaan Publik

Berita Terbaru