MAJALENGKA,Patrolinews86.com.
Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Majalengka bergerak cepat memastikan kelayakan dan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha. Sebanyak puluhan petugas disebar secara merata ke 26 kecamatan di seluruh wilayah Kabupaten Majalengka guna melakukan pengawasan ketat.
Kepala DKP3 Kabupaten Majalengka, Gatot Sualeman, menjelaskan bahwa langkah antisipatif ini diambil untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang akan melaksanakan ibadah kurban.
“Kami memastikan setiap wilayah kecamatan akan dijaga oleh 2 hingga 3 petugas. Tugas mereka adalah mengawal dan memeriksa keamanan serta kesehatan daging kurban, mulai dari sebelum disembelih (ante-mortem) hingga setelah disembelih (post-mortem),” ujar Gatot Sualeman, didampingi Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan , drh. Siti Norini Patimah, Jum’at (22/5/2026).
Selain menerjunkan personel ke tiap kecamatan, DKP3 Majalengka juga mengintensifkan pemeriksaan di sejumlah pasar hewan strategis. Beberapa titik utama yang menjadi fokus pemantauan meliputi, Pasar Hewan Bojong Cideres, Pasar Hewan Maja, Pasar Hewan Talaga, Lapak-lapak pedagang hewan kurban skala besar (partai besar).
Untuk pemeriksaan kesehatan hewan kurban ini tidak akan berhenti saat hari H Idul adha saja. “Petugas kami akan terus bersiaga dan melaksanakan pemeriksaan di lapangan sampai dengan H+3 setelah Iduladha. Ini komitmen kami untuk menjaga kualitas pangan asal hewan di Kabupaten Majalengka tetap sehat, aman, utuh, dan halal (ASUH),” tegasnya.
Langkah proaktif dari DKP3 Majalengka ini mendapat sambutan hangat dari para pelaku pasar, baik pedagang maupun masyarakat yang hendak membeli hewan kurban, H. Jaka (52), salah seorang pedagang sapi di Pasar Hewan Bojong Cideres, mengaku sangat terbantu dengan adanya pemeriksaan rutin dari petugas dinas.
“Sebagai pedagang, kami justru senang kalau diperiksa. Kalau hewan kami dinyatakan sehat dan diberi penanda (tag) oleh petugas, pembeli jadi tidak ragu-ragu lagi. Jualan juga jadi lebih tenang dan berkah,” ungkap Jaka.
Senada dengan pedagang, Kurniawan (41), seorang warga asal Majalengka Kota yang sedang mencari hewan kurban di Pasar Maja, merasa lebih tenang dengan adanya pengawasan ketat ini.
“Awalnya sempat khawatir dengan isu-isu penyakit hewan, tapi pas lihat ada petugas kedokteran hewan yang keliling memantau langsung di pasar, rasa khawatir itu hilang. Kita sebagai konsumen jadi merasa terlindungi saat memilih hewan kurban untuk keluarga dan masjid,” kata Kurniawan.
Melalui sinergi antara pemerintah, pedagang, dan masyarakat, DKP3 Kabupaten Majalengka optimistis pelaksanaan ibadah kurban tahun ini dapat berjalan dengan lancar, sehat, dan kondusif.
** Siswan””
























