Komoditas Kedelai Garuda Merah Putih Siap Tanam Dilahan 210 Hektar Di Desa Sukamulya Indramayu

Senin, 27 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indramayu — Patrolinews86.com – Kabupaten Indramayu akan diproyeksikan sebagai sentra pembibitan komoditas kedelai Garuda Merah Putih. Petani asal Desa Sukamulya Kecamatan Tukdana Kabupaten Indramayu menyiapkan lahan 210 hektar untuk menanam komoditas kedelai Garuda Merah Putih di musin gadu thn 2026.

Kegiatan tersebut dalam rangka mengembangkan komoditas kedelai Garuda Merah Putih dan mendukung program Asta Cita Presiden RI Jenderal (Purn) Prabowo Subianto di bidang Ketahanan Pangan komoditas kedelai. Program tersebut menargetkan bahwa Indonesia harus mampu swasembada pangan pada 2 tahun mendatang.

Kedelai Garuda Merah Putih yang merupakan varietas unggulan yang di gagas oleh Prof. Dr. Ali Zum Mashar sebagai peneleti bioteknologi IPB Bogor.

Dikatakan Prof. Ali, varietas tersebut memiliki masa panen relatif singkat, yakni 90 hari setelah masa tanam. Hal tersebut dikatakannya saat melakukan tanam perdana kedelai Garuda Merah Putih bersama ratusan petani, Minggu (26/4/2026).

Menurutnya, unsur hara tanah di Indramayu ini sangat cocok untuk komoditas tanaman kedelai Garuda Merah Putih yang selama ini Indonesia masih import untuk kebutuhan swasembada pangan tersebut.

Apabila dikerjakan oleh petani secara sungguh- sungguh, Indonesia akan mampu berswasembada kedelai seperti yang diinstruksikan Presiden RI Prabowo Subianto kepada dirinya. Selama ini, Indonesia masih import kedelai dari Amerika Serikat dan Mexico.

“Kami sudah melakukan penelitian terhadap komoditas kedelai ini lebih dari 20 tahun dan hasilnya sangat memuaskan. Misalnya di daerah Lampung satu hektar lahan menghasilkan 4 ton kedelai. Lahan di Indramayu bisa menghasilkan lebih”, ungkapnya.

Dalam kunjungannya ke lahan tanam kedelai perdana di desa Sukamulya, Ali didampingi oleh sejumlah ahli dalam bidang bisnis pertanian, perwakilan Sanghyang Sri dan utusan dari Seskab, Kol laut (P) Ali Eka Susanto.

Sementara, pengusaha muda sukses kelahiran Desa Sukamulya- Indramayu, H Mulyadi menjelaskan program tanam kedelai ini akan dilakukan di areal pertanian seluas 210 hektar. Untuk tahap awal disiapkan lahan siap tanam seluas 20 hektar.

Dikatakan Mulyadi komoditas kedelai Garuda Merah Putih ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Di Kabupaten Sumedang saja, satu hari membutuhkan sekitar 40 ton kedelai untuk pemenuhan pabrik tahu belum lagi produk berbahan kedelai lainnya. Dirinya telah menyiapkan strategi swasembada pangan komoditas kedelai. Adapun strategi yang diterapkan adalah penyiapan sarana produksi dengsn menyediakan bibit unggul kedelai guna meningkatkatkan hasil panen, penggunakan pupuk organik agar tanamannya tumbuh subur. Untuk itu, para petani harus siap kerja keras bahwa kedelai sebagai komoditas utama dalam program ketahanan pangan. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan produksi kedelai guna memperkuat ketahanan pangan dengan strategi pemanfaatan lahan dimusim gadu, yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani dengan jargon “Bareng-Bareng Sugih”, ajaknya.

“Kita ini ditantang untuk berswasembada kedelai oleh bapak Presiden RI Prabowo Subianto. Untuk itu kita siapkan lahan, bibit, pupuk organik dan petaninya. Hasil panen kita yang beli,” jelas Mulyadi. (Agus Sulist/Tym)

Berita Terkait

Dr. H. Dudung Indra Ariska, SH, MH Terpilih Kembali Ketua Yayasan Wiralodra 2026–2031
Kunjungan Menteri Bappenas di Wilayah Pemkab Boyolali Berlangsung Lancar dan Kondusif.
Peningkatan jalan Masigit- Terumbu  Di Soal
Polres Pekalongan Kota Intensifkan Sambang Dan Binluh Kamtibmas Jelang May Day di PT Dupantex
DPP BJI dan PUPR Kota Cirebon Pastikan Kolaborasi Apik Dalam Waktu Dekat
Kepemimpinan kolektif kolegial dan pengurus wajib terbuka dalam laporan keuangan diterapkan Masjid Besar AL MUNAWAR.
Kolaborasi Hangat BJI dan Pemkot Cirebon, Walikota Siap Dukung Program Bikers
Sambut May Day, Karyawan PT. HAI dan Polres Pekalongan Bersatu dalam Aksi Donor Darah  
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 11:26 WIB

Dr. H. Dudung Indra Ariska, SH, MH Terpilih Kembali Ketua Yayasan Wiralodra 2026–2031

Kamis, 30 April 2026 - 09:13 WIB

Peningkatan jalan Masigit- Terumbu  Di Soal

Rabu, 29 April 2026 - 18:29 WIB

Polres Pekalongan Kota Intensifkan Sambang Dan Binluh Kamtibmas Jelang May Day di PT Dupantex

Rabu, 29 April 2026 - 18:28 WIB

DPP BJI dan PUPR Kota Cirebon Pastikan Kolaborasi Apik Dalam Waktu Dekat

Rabu, 29 April 2026 - 13:43 WIB

Kepemimpinan kolektif kolegial dan pengurus wajib terbuka dalam laporan keuangan diterapkan Masjid Besar AL MUNAWAR.

Berita Terbaru

PEMERINTAH DAN PARLEMEN

Wujudkan Financial Freedom, Pemkab Brebes Bekali ASN Hadapi Purna Tugas

Kamis, 30 Apr 2026 - 10:35 WIB