Guru Meninggal di Sekolah,Kepsek Pastikan Bukan Karena Tertimpa Atap Kanopi roboh.

Kamis, 22 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Guru Meninggal di Sekolah,Kepsek Pastikan Bukan Karena Tertimpa Atap
Kanopi roboh.

Cirebon patrolinews86.com – Ambruknya Kanopi atap lapangan sekolah yang biasa digunakan untuk upacara dan kegiatan luar ruang siswa di SMAN 1 Susukan yang ambruk sekitar pukul 14.30 WIB akibat Angin kencang disertai gerimis mengguyur wilayah Susukan, Kabupaten Cirebon, Rabu siang (21/1/2026) yang berujung insiden serius di lingkungan SMAN 1 Susukan.

Beruntung, saat kejadian para siswa tidak berada tepat di bawah kanopi. Mereka berada di pinggir lapangan sehingga terhindar dari reruntuhan atap yang roboh. Meski demikian, peristiwa tersebut tetap menimbulkan kepanikan di lingkungan sekolah.

Kepala SMAN 1 Susukan, H Ukendi menjelaskan bahwa ambruknya kanopi diduga kuat akibat terpaan angin yang cukup kencang saat itu. Cuaca mendadak berubah. Hujan gerimis turun, disertai hembusan angin yang tidak biasa. “Waktu kejadian anginnya memang kencang, ditambah sedikit gerimis. Kanopi lapangan tiba-tiba ambruk

Insiden ini juga diikuti kabar duka. Seorang guru SMAN 1 Susukan dilaporkan meninggal dunia setelah kejadian tersebut. Namun Kepala sekolah menegaskan guru tersebut bukan meninggal akibat tertimpa reruntuhan kanopi. “Guru yang meninggal bukan karena tertimpa atap atau kanopi. Diduga karena serangan jantung,” jelas Ukendi

Menurut keterangan pihak sekolah, guru tersebut mengalami kondisi darurat sesaat setelah kejadian. Dugaan sementara, korban mengalami serangan jantung karena terkejut atau kaget melihat insiden ambruknya atap lapangan.

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. “Sudah sempat dibawa ke rumah sakit. Tapi kemudian meninggal dunia di rumah sakit

Peristiwa ini tentu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar SMAN 1 Susukan. Selain kehilangan salah satu tenaga pendidik, kejadian tersebut juga menjadi peringatan serius terkait kondisi sarana dan prasarana sekolah….

Lip red

Berita Terkait

Surnata Warga Miskin Tertahan 2 Hari 1 Malam di RSUD Indramayu Akibat Terbebani Tagihan Rp.22 Juta
Operasi Sarang Narkoba di Kajen, Polisi Periksa Pengunjung Hiburan 
Safari Subuh Polsek Pekalongan Selatan, Jadi Ruang Silaturahmi dan Komunikasi Kamtibmas.
1 REMAJA DIDUGA GENK MOTOR TEWAS, 3 KRITIS DIMASSA WARGA
Himbauan Perda Mihol 0 Persen, Secara Terbuka Miras Malah Dipajang Jadi Hadiah Lempar Gelang di Pasar Malam Kedokan Bunder Indramayu
Ratusan Pelajar SMAN 1 Tukdana Dibawa Ke Fasilitas Kesehatan Diduga Keracunan Bantuan MBG
Diduga Korsleting Kulkas, Warung Kopi di Lahan Perhutani Mesoyi Talun Ludes Terbakar
Rumah Sakit MM Indramayu Terbakar Diduga Api Berasal Dari Bangunan Gudang Hemodialisa RS MM
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:11 WIB

Surnata Warga Miskin Tertahan 2 Hari 1 Malam di RSUD Indramayu Akibat Terbebani Tagihan Rp.22 Juta

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:13 WIB

Operasi Sarang Narkoba di Kajen, Polisi Periksa Pengunjung Hiburan 

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Safari Subuh Polsek Pekalongan Selatan, Jadi Ruang Silaturahmi dan Komunikasi Kamtibmas.

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 00:04 WIB

1 REMAJA DIDUGA GENK MOTOR TEWAS, 3 KRITIS DIMASSA WARGA

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Himbauan Perda Mihol 0 Persen, Secara Terbuka Miras Malah Dipajang Jadi Hadiah Lempar Gelang di Pasar Malam Kedokan Bunder Indramayu

Berita Terbaru