Bandung, patrolinews86.com – 25 Juli 2025 – Sebagai bentuk respons terhadap dinamika sosial di wilayah perbatasan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Jawa Barat menggelar Pembinaan Masyarakat Wilayah Perbatasan di Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam menjaga ketertiban umum, ketenteraman masyarakat, serta memperkuat perlindungan sosial (Trantibumlinmas) di perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Pelaksanaan pembinaan ini dilakukan secara hybrid, dengan melibatkan 50 peserta dari unsur masyarakat yang berasal dari dua sisi administratif, yakni Kecamatan Losari Kabupaten Cirebon (Jawa Barat) dan Kecamatan Losari Kabupaten Brebes (Jawa Tengah). Selain itu, jajaran perangkat daerah dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengikuti kegiatan ini secara daring.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Jawa Barat, melalui Kepala Bidang Pembinaan Masyarakat dan Aparatur, Budi Kadaris Rudianto, S.H., M.Si., menjelaskan bahwa pembinaan ini merupakan bagian dari pendekatan preventif dan kolaboratif pemerintah daerah dalam merespons kompleksitas sosial di kawasan perbatasan.
“Wilayah perbatasan memiliki sensitivitas tersendiri karena menjadi titik temu antara berbagai karakter budaya, sistem pemerintahan, serta alur pergerakan barang dan orang. Oleh sebab itu, pengelolaan ketertiban di kawasan ini memerlukan pendekatan lintas sektor dan partisipatif,” ujar Budi.
Kecamatan Losari dikenal sebagai gerbang masuk Provinsi Jawa Barat dari arah timur, yang secara geografis, ekonomi, dan sosial memiliki posisi strategis. Aktivitas masyarakat di wilayah ini mencerminkan interaksi dua provinsi yang berbeda kebijakan namun satu ruang hidup. Dalam konteks tersebut, kegiatan pembinaan ini juga menjadi bagian dari implementasi program inovasi Satpol PP Jawa Barat: Gerbang Jabar Istimewa.
Program ini mengusung semangat kolaborasi lintas sektor dan pemberdayaan masyarakat dalam menciptakan ruang yang tertib dan aman. Melalui model pembinaan kolaboratif, masyarakat didorong untuk terlibat aktif dalam upaya deteksi dini, penyampaian informasi, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial.
Tak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi forum dialog langsung antara masyarakat dan perwakilan pemerintah daerah, sehingga setiap suara, keluhan, dan aspirasi dari warga perbatasan dapat dijadikan dasar penyusunan kebijakan yang lebih responsif.
Pada akhir kegiatan, perwakilan masyarakat dari Kecamatan Losari Kabupaten Cirebon dan Kecamatan Losari Kabupaten Brebes menandatangani Kesepakatan Bersama Pembentukan Forum Komunikasi Perbatasan sebagai langkah konkret untuk memperkuat jalinan kerja sama dalam menciptakan kondisi Trantibumlinmas di kawasan perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Satpol PP Jawa Barat meyakini bahwa penguatan kapasitas sosial masyarakat di wilayah perbatasan seperti Losari akan memberikan dampak positif jangka panjang terhadap kondisi keamanan, kenyamanan, dan ketertiban Jawa Barat sebagai provinsi penyangga utama Pulau Jawa bagian barat.
























