Harmoni Alam Dan Rohani Di Nangasule, Destinasi Wisata Indah Di Kabupaten Sikka.
Oleh : Aloisius Nong Wale.
Pantai Nangasule, yang terletak di Desa Wodamude, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), adalah sebuah permata tersembunyi yang menawarkan keindahan alam yang memukau dan suasana yang tenang.
Meskipun belum banyak dikenal secara luas, pantai ini mulai menarik perhatian wisatawan yang mencari pengalaman berbeda dari destinasi wisata lainnya.
Untuk mencapai Pantai Nangasule, pengunjung dapat menempuh perjalanan sekitar satu jam dari Kota Maumere dengan kendaraan roda dua atau empat.
Rute perjalanan melewati daerah Wailiti, Nangahure, Waturia, dan Kolisia.
Setelah tiba di Kampung Fata, kendaraan dapat diparkir, dan pengunjung melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sekitar lima menit menuju pantai.
Pantai Nangasule dikelilingi oleh hutan mangrove yang rindang, memberikan suasana sejuk dan asri.
Keberadaan pohon-pohon bakau ini tidak hanya menambah keindahan, tetapi juga berperan penting dalam menjaga ekosistem pesisir.
Selain itu, pantai ini memiliki pasir putih yang bersih dan air laut yang jernih, cocok untuk bersantai atau bermain air.
Pertama–tama pengunjung akan melihat patung Santo Fransiskus dari Asisi yang dibuat di depan gapura kecil menuju ke dalam Nangasule.
Terdapat taman baca mini yang dibangun oleh komunitas lokal bersama Komsos Keuskupan Maumere.
Taman baca ini menyediakan berbagai buku bacaan, menciptakan suasana edukatif di tengah keindahan alam.
Fasilitas lain yang tersedia meliputi lopo (gazebo tradisional) dan tempat duduk yang terbuat dari bahan lokal, memberikan kenyamanan bagi pengunjung yang ingin menikmati pemandangan atau membaca buku di tepi pantai.
Lebih jauh ke dalam pengunjung akan disuguhkan keindahan rohani dari Patung Bunda Maria di tengah–tengah pohon bakau dan harus melewati jembatan yang terbuat dari bambu dan papan.
Di sini, pengunjung bisa berdoa dan berfoto di gambar–gambar rohani yang tersedia.
Terdapat banyak spot foto yang keren–keren dan cocok untuk dijadikan tempat rekreasi bersama keluarga dan pasangan.
Saat sore hari merupakan saat yang paling tepat untuk menikmati keindahan sunset di Nangasule.
Pantai ini sudah tersedia toilet dan tempat sampah.
Namun, masih banyak sampah yang berserakan karena pengunjung yang lupa untuk membuang sampah pada tempatnya.
Sejauh ini, Nangasule sudah dikelola dengan sangat baik dan tidak pungut biaya.
Pantai Nangasule memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata edukatif, ekowisata dan kerohanian.
Dengan keindahan alam yang masih alami dan fasilitas yang mendukung kegiatan edukatif, pantai ini dapat menjadi contoh pengembangan wisata berkelanjutan yang melibatkan komunitas lokal. Yah Diharapkan, dengan promosi yang tepat dan dukungan dari pemerintah serta masyarakat, Pantai Nangasule dapat dikenal lebih luas dan memberikan manfaat ekonomi bagi warga setempat.
GELSONIELA.


























