Viral di YouTube: Ayah Korban Tuduh Irjen Fadil Imran, Benarkah Ada Kriminalisasi?”*

Kamis, 24 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*Viral di YouTube: Ayah Korban Tuduh Irjen Fadil Imran, Benarkah Ada Kriminalisasi?”*

Jakarta patrolinews86.com – Sebuah video berdurasi 20 menit yang diunggah ke YouTube dengan judul bombastis “Heb0h..!!! F4dil Imran P3njah4t…???” sontak menyita perhatian warganet. Dalam tayangan tersebut, seorang pria bernama Alex Papa Rico—yang mengaku sebagai ayah kandung dari Rico Pujianto—melontarkan tuduhan serius terhadap Irjen Fadil Imran, perwira tinggi Polri yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri.

“Fadil Imran itu penjahat, Pak!” kata Alex, yang menyebut anaknya menjadi korban kriminalisasi dalam kasus yang melibatkan Dedi Setiawan Tan dan aparat Polda Metro Jaya.

Klaim ini disampaikan tanpa disertai dokumen hukum atau bukti visual yang dapat diverifikasi secara independen. Namun, rekaman itu telah menarik perhatian sejumlah kanal bertema kepolisian, di antaranya @PoliceActivity, @RealWorldPolice, hingga @PoliceAction, yang sering kali menyoroti dinamika aparat penegak hukum di berbagai belahan dunia.

*Misteri Kriminalisasi dan Opini Publik*

Alex menyebut anaknya dijebak dalam sebuah skenario hukum yang melibatkan jaringan elite dan aparat penegak hukum. Ia menuding adanya permainan kekuasaan di balik kasus tersebut, meski hingga kini belum ada tanggapan resmi dari pihak Polda Metro Jaya maupun dari Irjen Fadil Imran sendiri.

Pernyataan ini memicu pro dan kontra di media sosial. Sebagian warganet meminta agar Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dan Komnas HAM segera turun tangan, sementara lainnya menilai video tersebut sebagai bentuk fitnah yang bisa mengganggu stabilitas institusi.

*Polri Belum Berkomentar*

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polri terkait tudingan tersebut. Sumber internal yang enggan disebutkan namanya menyatakan bahwa video semacam ini sering muncul menjelang momentum politik atau saat kasus-kasus besar sedang ditangani oleh aparat.

Masyarakat diimbau untuk tidak langsung mempercayai informasi yang beredar di media sosial tanpa klarifikasi dan proses hukum yang sah. Kasus ini menjadi pengingat pentingnya literasi digital dan kehati-hatian dalam menyebarkan informasi yang belum tentu benar (TIM/Red)

_Referensi: VOC – Heb0h..!!! F4dil Imran P3njah4t…??? https://youtu.be/oVXCwqTVXTI_

Berita Terkait

Akhirnya Penyelidikan Terkait Pencurian Beras Bantuan Pangan Di Desa Ambit Mulai Ada Titik Terang Dan Muncul Terduga Para Pelakunya
Adakah Batasan Jumlah Gratifikasi..?
Mahasiswa Cipayung Plus Indramayu Lakukan Demo Gelar 25 Tuntutan
BISAKAH MENGGUGAT HARTA GONO-GINI SETELAH ADA AKTA NOTARIS..?
Mantan Sekretaris DPRD Indramayu Ditahan Penyidik Kejati Diduga Kasus Tunjangan Perumahan Anggota DPRD
Monster Pemangsa Makhluk Yang Lemah
APAKAH BISA PERKARA PERBUATAN MELAWAN HUKUM (PMH) DI SELESAIKAN MELALUI ARBITRASE
Diduga Edarkan 48 Butir Obat Hexymer, Dua Orang Diamankan Satresnarkoba Polres Pekalongan
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Akhirnya Penyelidikan Terkait Pencurian Beras Bantuan Pangan Di Desa Ambit Mulai Ada Titik Terang Dan Muncul Terduga Para Pelakunya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Adakah Batasan Jumlah Gratifikasi..?

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Mahasiswa Cipayung Plus Indramayu Lakukan Demo Gelar 25 Tuntutan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:04 WIB

BISAKAH MENGGUGAT HARTA GONO-GINI SETELAH ADA AKTA NOTARIS..?

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Mantan Sekretaris DPRD Indramayu Ditahan Penyidik Kejati Diduga Kasus Tunjangan Perumahan Anggota DPRD

Berita Terbaru