Mendukbang Gelar Pelayanan MOP Vasektomi untuk 2.000 Pria Se Indonesia Raih Rekor MURI.

Selasa, 22 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mendukbang Gelar Pelayanan MOP Vasektomi untuk 2.000 Pria Se Indonesia Raih Rekor MURI.

Majalengka,Patrolinews86.com.
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji menyatakan bahwa kontrasepsi (KB) dengan Metode Operasi Pria (MOP) vasektomi merupakan bingkisan dari para laki-laki untuk seluruh wanita di Indonesia dalam rangka memperingati Hari Kartini.

“Tugas kementerian itu mencegah dan mengubah perilaku, metode kontrasepsi itu kan gimana memastikan di keluarga kita ada yang ikut metode kontrasepsi, salah satunya vasektomi. Maka, ke depan, ini menjadi bagian dari semangat kesetaraan, bahwa tidak hanya wanita yang menjadi objek kontrasepsi, tetapi laki-laki juga diberi ruang untuk menggunakan metode kontrasepsi vasektomi,” ujar Wihaji saat meninjau pelayanan MOP di Kabupaten Majalengka, Selasa (22/04/2025).

Kabupaten Majalengka menjadi salah satu daerah untuk pelaksanaan vasektomi serentak. Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji bersama Bupati Majalengka, Wakil Bupati dan Dandim 0617/Majalengka serta Kadis DP3AKB memantau kegiatan MOP, ada sekitar 100 warga ditargetkan mengikuti MOP Vasektomi.

“Hari ini kita memecahkan rekor MURI, ada 2.000 orang yang melakukan metode operasi pria atau vasektomi. Ini termasuk salah satu hadiah emansipasi dari para pria kepada seluruh perempuan di Indonesia di Hari Kartini,” ujar dia.

Menurut Wihaji, kegiatan yang dilakukan serentak di sejumlah daerah dalam dua hari itu untuk meningkatkan cakupan MOP sebanyak-banyaknya. Selama ini, kata Wihaji, masih ada beberapa anggapan bahwa warga yang menjalani vasektomi akan merasa kesakitan hingga tidak lagi perkasa.

”Padahal, (vasektomi) ini sudah ada sejak dulu dan orang-orang yang melakukannya baik-baik saja,” ungkap Wihaji. Meski demikian, ia mengatakan, edukasi terkait vasektomi di masyarakat masih sangat dibutuhkan. Apalagi, selama ini, perempuan kerap jadi obyek penggunaan kontrasepsi

Setiap peserta dalam kegiatan ini harus memenuhi sejumlah syarat, seperti usia minimal 35 tahun, memiliki dua anak dengan anak kedua minimal tiga tahun, dan mendapatkan persetujuan istri. Akseptor juga menjalani pemeriksaan kesehatan, seperti tekanan darah dan gula darah.
* Aziz**

IMG 20250422 WA0036

Berita Terkait

Simulasi Sispamkota Digelar, Ratusan Personel Siaga Amankan Pekalongan 
Antisipasi Eskalasi Kamtibmas, Polres Pekalongan Uji Skenario Lewat TFG
Gerak Cepat Polres Pekalongan Tindak Lanjuti Aduan Call Center 110, Mediasi Berlangsung di Lokasi
Pupuk Subsidi Musim Tanam II ketersedian dipastikan Aman, Diimbau Petani Percepat Tanam.
DP2KBP3A Kabupaten Indramayu, Susun Strategi Untuk Capai Peringkat Kabupaten Layak Anak (KLA) di Tahun 2026
Wamendikdasmen kunjungan ke Majalengka, Revitalisasi Sekolah tahun 2026 mencapai 71 Ribu.
Rutan Kelas IIB Boyolali Deklarasikan Komitmen Anti HALINAR
Cinta Tanpa Batas: Perjalanan ONE LOVE EXPLORERS Menjaga Warisan Alam. 
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 18:23 WIB

Simulasi Sispamkota Digelar, Ratusan Personel Siaga Amankan Pekalongan 

Kamis, 23 April 2026 - 14:47 WIB

Antisipasi Eskalasi Kamtibmas, Polres Pekalongan Uji Skenario Lewat TFG

Rabu, 22 April 2026 - 19:37 WIB

Gerak Cepat Polres Pekalongan Tindak Lanjuti Aduan Call Center 110, Mediasi Berlangsung di Lokasi

Rabu, 22 April 2026 - 17:09 WIB

Pupuk Subsidi Musim Tanam II ketersedian dipastikan Aman, Diimbau Petani Percepat Tanam.

Selasa, 21 April 2026 - 15:31 WIB

DP2KBP3A Kabupaten Indramayu, Susun Strategi Untuk Capai Peringkat Kabupaten Layak Anak (KLA) di Tahun 2026

Berita Terbaru

HUKUM

ATURAN PENGOLAHAN TKP DALAM PENYELIDIKAN

Kamis, 23 Apr 2026 - 14:58 WIB