Indahnya Budaya Sikka Menyatu Dalam Pernikahan Gelson Dan Maristela

Senin, 11 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indahnya Budaya Sikka Menyatu Dalam Pernikahan Gelson Dan Maristela.

PATROLINEWS86.COM – SIKKA, NTT.
Hari yang indah dan penuh bahagia telah tiba, Jumad, 08 November 2024, saat kisah cinta Gregorius Cristison Bertholomeus, S.H.,M.H (Gelson) dan Maristela Helena Hagot, S.Pd (Maristela) mencapai puncaknya.
Keduanya mengikat janji suci mereka di Gereja Reynha Rosari Kewapante Keuskupan Maumere.

Prosesi pernikahan mereka dipenuhi dengan kebijaksanaan, kebahagiaan, dan keindahan.
Semuanya terasa begitu sempurna, dan kesan budaya daerah begitu kuat dalam setiap detail acara mereka.

Gelson dan Maristela adalah pasangan muda asal Kabupaten Sikka, dan mereka memilih untuk merayakan hari bahagia mereka dengan cara yang unik, edukatif, dan menghibur.

Tema budaya menjadi fokus utama pernikahan mereka, suatu hal yang jarang dilakukan oleh generasi muda saat ini.

Keduanya mengucapkan ikrar cinta mereka di hadapan altar Tuhan dengan khidmat dan syukur.
Sakramen pernikahan mereka diterima dengan penuh kehangatan oleh imam, orangtua, saksi, rekan kerja, dan umat yang memenuhi gereja Reynha Rosari, Kewapante.

Acaranya sangat terorganisir dengan baik dan penuh nuansa budaya, mulai dari tarian dan musik tradisional gong waning asal Detun Wololuma, Kecamatan Kangae yang menyertai mereka dari rumah pengantin hingga ke gereja, petugas liturgi, hingga selebrasi pelepasan balon dan burung merpati di halaman gereja setelah Misa Pemberkatan oleh Imam.

Pelepasan balon dan burung merpati menjadi simbol kesetiaan dan kebahagiaan mereka dalam memulai kehidupan baru sebagai pasangan suami istri.

Prosesi pernikahan pasangan Gelson dan Maristela dengan nama lengkap Gregorius Cristison Bertholomeus, S.H.,M.H dan Maristela Helena Hagot, S.Pd menarik perhatian publik.

Sebagai generasi muda dari Desa Blatatatin, Kampung Kloanggelot, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, seorang dosen muda (dosen hukum) di Universitas Nusa Nipa,Maumere, dan Maristela, seorang guru matematika di SMP Cerdas Bangsa, Maumere, tampil luar biasa dalam kostum pernikahannya.

Keduanya disambut seperti raja dan ratu dengan tarian hegong dari desa Detun Wololuma saat memasuki pelaminan untuk merayakan bersama keluarga dan teman-teman.

Gelson dan Vanny tidak bisa menyembunyikan kebahagiaan mereka, dan tepuk tangan meriah memenuhi rumah acara resepsi di Kewapante.

Gelson berbagi bahwa mereka memilih tema pernikahan yang kental budaya daerah Kabupaten Sikka dengan tujuan melestarikan dan memberikan pendidikan tentang pentingnya seni budaya daerah kepada generasi muda.

Menurut Gelson, budaya adalah akar dari semua nilai dan pedoman hidup yang harus dijaga dan dilestarikan.
Gelson merasa bahwa banyak masalah yang terjadi di Kabupaten Sikka saat ini muncul karena kurangnya pemahaman dan penghargaan terhadap budaya dan tradisi yang diteruskan oleh leluhur mereka.

Salah satu contohnya adalah filsafat daerah seperti “letung lawang” (Tutur bahasa adat Sikka) yang memiliki makna dan nilai sosial yang dapat disampaikan melalui musik gong waning.

Gong Waning dan tarian tradisional menjadi ikon dalam pernikahan mereka, dan Gelson ingin menggarisbawahi bahwa Gong Waning tersebut tidak hanya peran pendukung tetapi juga pusat perhatian bagi orang yang memiliki semangat dan kreativitas dalam mempertunjukkan karya budaya.

Gelson juga menekankan pentingnya literasi budaya dan mengajak semua orang untuk menulis, mempromosikan, dan menerapkan budaya dalam kehidupan sehari-hari.

Malam resepsi pernikahan Gelson dan Maristela dimulai dengan prosesi awal sesuai tradisi adat budaya Sikka.
Pasangan pengantin kemudian mengenakan kostum “kimang” (pakian adat Kabupaten Sikka) dan diarak masuk dengan tarian tradisional serta musik gong waning dari desa Meken Detun.

Sejumlah tamu undangan yang hadir memberikan apresiasi atas keputusan mereka untuk mengenakan pakaian adat Kabupaten Sikka dalam hari bahagia mereka, yang merupakan simbol penting dari kebanggaan akan budaya lokal Kabupaten Sikka.
Semua berharap agar keduanya, sehidup semati serta bahagia selamanya dalam perjalanan hidup mereka yang baru.

RENIL _ PATROLINEWS86.COM

Berita Terkait

Bupati Eman Suherman Minta BPR Majalengka Perkuat Manajemen Risiko.
Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas
Peduli Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan, Kapolda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Pangkalan Bun
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Pekalongan Salurkan 18 Ribu Liter Air Bersih
PT.Lambang Bumi Perkasa di Duga Belum Kantongi Ijin Resmi Pemakaian Air Sungai 
Polres Indramayu Buka Pelatihan Vokasi Bagi Warga PHK dan Peduli Pengangguran
Jalan Agus Salim Diaspal Ulang, Polres Pekalongan Kota Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
PULUHAN ORMAS PEMUDA PANCASILA BERKUMPUL DI GOR TRISANJA MENGGRUDUG KANTOR PIMPINAN CABANG GERAKAN ANSHOR TEGAL. 
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Bupati Eman Suherman Minta BPR Majalengka Perkuat Manajemen Risiko.

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Peduli Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan, Kapolda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Pangkalan Bun

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Pekalongan Salurkan 18 Ribu Liter Air Bersih

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:00 WIB

PT.Lambang Bumi Perkasa di Duga Belum Kantongi Ijin Resmi Pemakaian Air Sungai 

Berita Terbaru

Uncategorized

Vaveya Freispiele – Übersicht und Optionen

Sabtu, 31 Okt 2026 - 04:56 WIB

Uncategorized

Emberluck tours gratuits : aperçu complet et options

Sabtu, 31 Okt 2026 - 04:56 WIB

Uncategorized

Paamebet tours gratuits : guide de sécurité complet 2024

Sabtu, 31 Okt 2026 - 04:56 WIB