Pemkab Majalengka telah tetapkan masa Siaga Darurat Ancaman Bencana Alam

Selasa, 13 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Majalengka telah tetapkan masa Siaga Darurat Ancaman Bencana Alam.

MAJALENGKA,Patrolinews86.com.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka memperkuat mitigasi bencana dan ketahanan pangan dalam menghadapi ancaman kekeringan yang mengintai pada musim kemarau. Selain itu Pemkab Majalengka telah menetapkan masa siaga darurat ancaman bencana kekeringan, kebakaran hutan dan lahan.

Hal tersebut disampaikan dalam acara Majalengka Berbicara ( MABAR ) yang di adakan Dinas Komunikasi dan Informatika ( Diskomimfo ) Kabupaten Majalengka, Selasa , ( 13/08/2024) bertempat di Gedung Yudha Karya Pemda Majalengka.

MABAR episode VII mengambil tema “Ancaman kekeringan mengintai Pemkab Majalengka perkuat mitigasi bencana dan ketahanan pangan” dengan narasumber dari BMKG , BPBD dan DKP3.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan pada Dinas Ketahanan Pangan Pertanain dan Perikanan ( DKP3 ) H. Ence mengatakan untuk atnisipasi kekeringan maka dibentuk posko penanggulangan kekeringan.

Menurut H. Ence, posko tersebut turut melibatkan stakeholder terkait dari mulai penyuluh pertanian, BPBD, dan lainnya. Pihaknya juga menyebar tim khusus di 26 kecamatan se-Kabupaten Majalengka untuk memperkuat ketahanan pangan selama musim kemarau.

“Posko dan tim ini disiapkan untuk memonitor penggunaan air embung yang menjadi sumber utama dalam pengairan areal persawahan di Kabupaten Majalengka. Sehingga air embung tersebut digunakan seefektif mungkin untuk kebutuhan pertanian,” jelasnya.

Ia mengatakan, selain memaksimalkan penggunaan embung untuk kebutuhan areal persawahan, DKP3 Kabupaten Majalengka juga menyalurkan 107 unit pompa air kepada para petani. Pompa tersebut digunakan untuk menyedot air embung maupun sungai ke areal pertanian.

Bahkan, pihaknya juga telah mengajukan permohonan tambahan bantuan pompa air sebanyak 543 unit ke Kementerian Pertanian (Kementan) RI untuk mencapai standar aman ketahanan pangan dalam mengantisipasi kekeringan. Selain itu, DKP3 Kabupaten Majalengka juga mencatat hingga Juli 2024 sebanyak 1098 hektare lahan mengalami kekeringan.

“Pada 2023, lahan pertanian di Kabupaten Majalengka yang mengalami kekeringan mencapai 1196 hektare, sehingga tahun ini ada penurunan sekitar 98 hektare. Untuk pompa juga apabila jarak sumber airnya dari areal persawahan agak jauh disiapkan yang berkapasitas besar sehingga lebih maksimal untuk mengairi tanaman,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Kalak BPBD Majalengka, Rachmat Kartono, menyampaikan, Pemkab Majalengka telah menetapkan masa siaga darurat ancaman bencana kekeringan, kebakaran hutan dan lahan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Majalengka nomor 100.3.3.2/KEP.670-BPB/2024 tentang Status Siaga Darurat Ancaman Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2024.

Menurutnya, masa siaga ancaman bencana kekeringan, kebakaran hutan dan lahan sesuai SK yang ditandatangani Penjabat Bupati Majalengka, Dedi Supandi, tersebut ditetapkan mulai 1 Juni hingga 31 Oktober 2024. Bahkan, status siaga darurat itu dapat diperpanjang atau diperpendek, bahkan dinaikkan statusnya sesuai kebutuhan penyelenggaraan penanganan darurat bencana di lapangan.

“Kami juga menyiapkan langkah-langkah antisipasi untuk menghadapi potensi bencana selama musim kemarau di Kabupaten Majalengka. Langkahnya terdiri dari tiga fase dari mulai fase siaga darurat, fase tanggap darurat, dan fase pemulihan,” ungkapnya.

Dalam fase siaga darurat, BPBD Majalengka memetakan daerah rawan kekeringan kemudian menginformasikan hingga mengedukasi masyarakat du wilayah rawan tersebut terkait bahaya kekeringan, dan turut memetakan sumber daya di Kabupaten Majalengka.

Selain itu, di fase tanggap darurat BPBD Majalengka akan mendistribusikan bantuan air bersih kepada masyarakat di wilayah terdampak kekeringan, dan termasuk memanfaatkan serta memperbaiki sarana prasarananya. Di fase pemulihan, pihaknya akan memetakan sumber mata air dan muka air tanah hingga membangun sistem penyediaan air minum.

“Dari pemantauan kami, masa puncak musim kemarau di wilayah Kabupaten Majalengka terjadi pada Juli – Agustus 2024. Sehingga saat ini ***

Berita Terkait

Bupati Lucky Hakim Secara Langsung Lantik 37 ASN Dan Enam Camat di Ruang Ki Tinggil Pemda Indramayu
Pencurian Padi Terjadi Di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Indramayu Yang Siap Panen Seluas 7.000 Meter Persegi
Bupati Bandung Ingatkan Aparatur Harus Menunjukkan Integritas, Profesional, dan Jaga Kepercayaan Publik
U.Kusmana,  Sekda Kuningan Ajak Guru Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan
Bupati Indramayu Lucky Hakim Pelayanan Publik Berjalan Seperti Biasa Insya Allah Aman & lancar Pasca Wabup Diamankan Kejati
Kemenkes Targetkan Renovasi 10 Rebu Puskesmas Rampung 2029-2030
Camat Darangdan Pimpin Apel Pagi, Tekankan Disiplin dan Peningkatan Pelayanan
Revitalisasi Sekolah di Cirebon Banyak Masalah hingga dugaan pemotongan 20% , ARM Desak APH Usut Tuntas

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Lucky Hakim Secara Langsung Lantik 37 ASN Dan Enam Camat di Ruang Ki Tinggil Pemda Indramayu

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Pencurian Padi Terjadi Di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Indramayu Yang Siap Panen Seluas 7.000 Meter Persegi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Bupati Bandung Ingatkan Aparatur Harus Menunjukkan Integritas, Profesional, dan Jaga Kepercayaan Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:01 WIB

U.Kusmana,  Sekda Kuningan Ajak Guru Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Bupati Indramayu Lucky Hakim Pelayanan Publik Berjalan Seperti Biasa Insya Allah Aman & lancar Pasca Wabup Diamankan Kejati

Berita Terbaru