Pengrajin Bata Merah di Majalengka Keluhkan Pemasaran, Minta Pemkab Fasilitasi Pemasaran.

Senin, 10 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengrajin Bata Merah di Majalengka Keluhkan Pemasaran, Minta Pemkab Fasilitasi Pemasaran.

MAJALENGKA,Patrolinews86.com.
Pengrajin Bata Merah di Kabuapten Majalengka mengeluhkan sepinya pemasaran, karena kini semakin terpuruk, seiring semakin maraknya produk Herbel yang menggantikan pasaran bata merah sebagai bahan bangunan di setiap toko bangunan.

Di Kabupaten Majalengka terdapat sentra bata merah yang sudah terkenal, seperti Jatimulya, Baribis, Kasokandel, Panyingkiran, Ligung .

Seperti yang terjadi di sentra bata merah Desa Baribis Kecamatan Cigasong Kabupaten Majalengka. Salah seorang pengusaha bata merah Karjo ( 55 ) yang sudah menggeleuti usahanya sejak tahun 1994 ini.

Saat Waktu musim Covid – 19 kita juga mengalami keterpurukan dengan lesunya pemasaran selama dua tahun.

Dan sekarang tambah sepi peminat disebabkan masyarakat kini lebih memilih Herbel ketimbang bata merah.

“Sangat disayangkan, padahal dari segi kekuatan bangunan, dengan menggunakan bata merah bangunan lebih kokoh,” terang Karjo Minggu ( 09/06/2024 ).

Harga bata merah persatuan saat ini Rp.650 ,- di pengrajin dengan ukuran 22 cm x 10 cm dan ketebalan 6 cm. Sedangkan biaya produksi bisa mencapai Rp. 500.000 menghasilkan seribu bata merah .

” Saat ini bahan juga mengalami kenaikan, seperti tanah merah , huut untuk pembakaran sekarung besar Rp. 6.000 kadang sulit mencarinya, sedangkan untuk upah Rp. 25.000,- per orang,” tuturnya.

Karjo dan para pekerja lainnya berharap, Pemerintah untuk dapat lebih bijak mempertimbangkan nasib para produsen bata merah yang semakin sulit, dengan dapat membatasi keberadaan produk Herbel di pasaran, yang mana notabenenya Herbel diproduksi oleh perusahaan besar

“Kalau gak ada pesanan bata merah, ya kami gak kerja, dan kami makan dari mana, berpihaklah pada kami rakyat kecil pak,” keluhnya.

Edi juga berharap kepada Pemkab Majalengka untuk memberikan ruang bagi para pengrajin bata merah, supaya proyek yang ada di kabupaten Majalengka bisa mempergunakan bata merah lokal.

” Minimal bisa memanfaatkan bata merah prodak lokal Majalengka, sehingga bisa mengangkat perekonomian masyarakat , kan banyak proyek – proyek pemerintah,” ujar Edi.
* Siswan **

Berita Terkait

Satlantas Polres Brebes Gencarkan Edukasi Tertib Berlalu Lintas, Sasar Santri dan Masyarakat dalam Ops Patuh Candi 2026
Perkuat Kedekatan dengan Ulama dan Masyarakat, Kapolresta Cirebon Gelar Sholat Jumat Keliling di Astanajapura
Kapolresta Cirebon Pimpin Aksi Green Policing, Tanam 30 Pohon Mangga dan Ajak Personel Peduli Lingkungan
Polres Pekalongan Gerebek Tiga Lokasi, 174 Kemasan Arak Bali dan Ciu Disita!
Dewan Pimpinan Cabang  PROGRIB Kabupaten Subang Rancang Program Kerja.
Bupati Eman Suherman Minta BPR Majalengka Perkuat Manajemen Risiko.
Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas
Peduli Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan, Kapolda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Pangkalan Bun

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Satlantas Polres Brebes Gencarkan Edukasi Tertib Berlalu Lintas, Sasar Santri dan Masyarakat dalam Ops Patuh Candi 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Perkuat Kedekatan dengan Ulama dan Masyarakat, Kapolresta Cirebon Gelar Sholat Jumat Keliling di Astanajapura

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:26 WIB

Kapolresta Cirebon Pimpin Aksi Green Policing, Tanam 30 Pohon Mangga dan Ajak Personel Peduli Lingkungan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Polres Pekalongan Gerebek Tiga Lokasi, 174 Kemasan Arak Bali dan Ciu Disita!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Bupati Eman Suherman Minta BPR Majalengka Perkuat Manajemen Risiko.

Berita Terbaru