Pengurus Wankes Kecamatan Dikukuhkan Wankes Klaten Gali Potensi Seni Setiap Desa

Rabu, 11 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Klaten, Patrolinews86.com – Ketua Umum Dewan Kesenian (Wankes) Kabupaten Klaten, H Sunarna, SE, MHUm mengukuhkan 26 Pengurus Wankes Kecamatan se Kabupaten Klaten periode 2021-2026 di Pendopo Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten, Selasa malam (10/05/2022).
Semua Pengurus Wankes Kecamatan yang dikukuhkan masing-masing diwakili oleh 26 Ketua Wankes Kecamatan.

Dalam sambutannya, Ketua Umum Wankes Kabupaten Klaten, H Sunarna, SE, MHum mengatakan, berkegiatan mengurusi seni dan budaya itu membuat hidup menjadi tenteram dan hati bergembira, sehingga bisa memanjangkan umur, serta menyehatkan jiwa dan raga. Sedekah tidak harus berujud harta atau uang, tetapi sedekah juga bisa berwujud pentas seni budaya untuk menghibur masyarakat sehingga masyarakat menjuadi senang.
Dikatakan, Wankes Kabupaten Klaten mengukuhkan Pengurus Dewan Kesenian Kecamatan. Salah satu tugas dari Pengurus Dewan Kesenian Kecamatan adalah melestarikan dan mengembangkan seni dan budaya yang ada di kecamatan.

H Sunarna, SE, MHum mengajak, masyarakat untuk mencintai seni dan budaya dan ke depan pasca covid-19 melandai agar kegiatan kesenian di Klaten bisa semarak lagi. Wankes Klaten mengharapkan Wankes Kecamatan untuk menggali potensi seni budaya yang ada di desa-desa untuk dipentaskan di tingkat kecamatan dan tingkat Kabupaten Klaten.
Sementara itu Bupati Klaten Hj Sri Mulyani dalam sambutan yang dibacakan Wakil Bupati Klaten, H Yoga Hardaya, SH, MH mengucapkan selamat atas pengukuhan Pengurus Dewan Kesenian Kecamatan ini. Diharapkan, Pengurus Dewan Kesenian Kecamatan bisa solid dalam menopang keberlangsungan seni dan budaya di Kabupaten Klaten.

H Yoga Hardaya, SH, MH mengatakan, pelestarian seni dan budya itu menjadi tanggung jawab bersama. Maka, Pemkab Klaten mengucapkan terima kasih kepada Dewan Kesenian Kabupaten Klaten dan Pengurus Dewan Kesenian Kecamatan dalam melestarikan dan mengembangkan seni budaya selama, terlebih Kabupaten Klaten dikenal sebagai pusatnya seniman dan seniwati.WhatsApp Image 2022 05 11 at 18.57.18
Ketua panitia kegiatan yang juga Sekretaris Umum Dewan Kesenian Kabupaten Klaten, Joko Sarjono dalam laporan menyampaikan, acara pentas religi dan halal bihalal serta pengukuhan Pengurus Dewan Kesenian Kecamatan ini merupakan program kegiatan Dewan Kesenian Kabupaten Klaten. Acara dihadiri sekitar 150 orang.
Dijelaskan, acara halal bihalal ini rutin digelar Wankes Klaten pasca Idul Fitri. Halal bihalal ini bertujuan untuk menjalin ukhuwah Islamiyah (persaudaraan sesama umat Islam), ukhuwah insaniyah (persaudaraan sesama umat manusia) dan ukhuwah wathaniyah (persaudaraan sesama warga bangsa). Sedang Pengurus Dewan Kesenian Kecamatan yang dikukuhkan ini adalah hasil dari Musyawarah Seniman Daerah (Musenda) yang diadakan pada 5 Juli 2021 lalu.

Usai laporan dari ketua panitia, dilakukan pengukuhan Pengurus Dewan Kesenian Kecamatan yang dilakukan oleh Ketua Umum Dewan Kesenian Kabupaten Klaten H Sunarna, SE, MHum. Kemudian, H Sunarna, SE, MHum memberikan Surat Keputusan (SK) Pengurus Dewan Kesenian Kecamatan ke masing-masing Ketua Dewan Kesenian Kecamatan.
Dalam kesempatan itu, hikmah halal bihalal disampaikan oleh Ustadz H Moch Isnaeni dari Klaten. Dalam tausiyahnya, Moch Isnaeni mengatakan, nilai-nilai budaya bisa menjadi sumber kearifan sosial di masyarakat. Seperti yang dilakukan Kanjeng Sunan Kalijaga yang membuat ketupat atau kupat dengan nilai-nilai filosofinya.
Moch Isnaeni menjelaskan, kupat itu bisa berarti ngaku lepat atau laku papat. Laku papat itu adalah lebaran, leburan, laburan, dan luberan. Lebaran berarti ibadah puasa Ramadhan sudah selesai. Leburan berarti saatnya untuk saling maaf memaafkan. Laburan berarti putih bersih, hidup suci. Dan luberan, berarti menjelang Idul Fitri masyarakat saling berbagi misalnya zakat fitrah. Maka, saat Idul Fitri ada sukacita, namun tidak harus dirayakan secara berlebih-lebihan.
Pada pengukuhan Pengurus Dewan Kesenian Kecamatan juga dimeriahkan pentas religi dan halal bihalal yang diadakan Dewan Kesenian Kabupaten Klaten. Acara pentas religi dan halal bihalal serta pengukuhan Pengurus Dewan Kesenian Kecamatan ini diawali dengan pentas Tari Gambyong Mudhatama yang dibawakan oleh 5 penari dari Komite Tari Wankes Klaten.

Seluruh rangkaian acara pentas religi dan halal bihalal serta pengukuhan Pengurus Dewan Kesenian Kecamatan ini diakhiri dengan pentas Tari Rara Ngigel yang diperankan pengurus Wankes Kabupaten Klaten. Pentas religi dan halal bihalal serta pengukuhan Pengurus Dewan Kesenian Kecamatan yang digelar Wankes Klaten dimulai sekitar pukul 20.00 WIB dan selesai sekitar pukul 22.00 WIB.

Berikut Daftar 26 Ketua Dewan Kesenian Kecamatan yang telah dikukuhkan:

1. Kecamatan Klaten Utara: Sri Bagiyo HS
2. Kecamatan Klaten Selatan: Drs H Tri Raharjo, MPd
3. Kecamatan Klaten Tengah: Wahyu Sugiharjono, SPd, MM
4. Kecamatan Ngawen: Sarlair Dwi Rohmadi
5. Kecamatan Kalikotes: Sunaryo
6. Kecamatan Kebonarum: M Marsum, AMd
7. Kecamatan Wedi: Untung Ragil, SH, MM
8. Kecamatan Jogonalan: N Rahmanto
9. Kecamatan Prambanan: Agus Sunarta
10. Kecamatan Manisrenggo: Supriyadi Adi Supriaji
11. Kecamatan Kemalang: Suharno
12. Kecamatan Karangnongko: Trima S Darsono
13. Kecamatan Gantiwarno: Bagas Subarno
14. Kecamatan Jatinom: Haryadi
15. Kecamatan Karanganom: Haryanto
16. Kecamatan Tulung: Sutanta, SPd
17. Kecamatan Polanharjo: S Setya Budi
18. Kecamatan Delanggu: Agung Tri Sulistyo
19. Kecamatan Ceper: Rochmad Amboro Asih
20. Kecamatan Juwiring: Samana, SH
21. Kecamatan Wonosari: Muhammad Ridwan
22. Kecamatan Pedan: Marwan Tujiarto, ST
23. Kecamatan Trucuk: Maryanto
24. Kecamatan Cawas: Jimbling Supriyadi
25. Kecamatan Karangdowo: Mujiyono
26. Kecamatan Bayat: Rudiyanto ( R Budiharjo/Prokopim Klt )

Berita Terkait

Kades Paniis diduga gelapkan uang desa sebesar  Rp.530.112.041,83.diakui dipake pribadi, bayar utang dan sekolah anak
Musdes Pembentukan Team Penjaringan Dan penyaringan Perangkat Desa Jabatan Kepala Dusun 2 Dan 3 di Desa Bendungan Berjalan lancar 
Forum Masyarakat Desa Loning Akan Surati Pemdes, BPD dan BUMDes, Audiensi Dijadwalkan 31 Oktober
Masyarakat Bersatu: Asep Derbi dan Maman Isak Ajak Pemuda Pemudi Desa Buniseuri Bersatu Demi Kemajuan Desa
Warga Loning Geruduk Kantor Desa, BUMDes Rp285 Juta Dipertanyakan
BUMDes Loning Disorot: Rp285 Juta untuk Apa? Warga Desak Transparansi dan Cek Lapangan
SK IZIN MENCALONKAN DIRI BUKAN JAMINAN BEBAS TEMUAN, DANA DESA DAN BUMDES LONING TETAP PERLU DIPERIKSA
Dana Desa Loning Disorot, Tuduhan Hoaks Ditantang dengan Verifikasi Lapangan dan Penelusuran Tipidkor Polres Pemalang

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Kades Paniis diduga gelapkan uang desa sebesar  Rp.530.112.041,83.diakui dipake pribadi, bayar utang dan sekolah anak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:10 WIB

Musdes Pembentukan Team Penjaringan Dan penyaringan Perangkat Desa Jabatan Kepala Dusun 2 Dan 3 di Desa Bendungan Berjalan lancar 

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:43 WIB

Forum Masyarakat Desa Loning Akan Surati Pemdes, BPD dan BUMDes, Audiensi Dijadwalkan 31 Oktober

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:07 WIB

Masyarakat Bersatu: Asep Derbi dan Maman Isak Ajak Pemuda Pemudi Desa Buniseuri Bersatu Demi Kemajuan Desa

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Warga Loning Geruduk Kantor Desa, BUMDes Rp285 Juta Dipertanyakan

Berita Terbaru