Simpel Bedas sendiri, lanjut bupati, merupakan inovasi yang dapat mendukung percepatan capaian program citarum harum dan reformasi sistem ketahanan bencana. Sementara Sakedap adalah sistem pelayanan kependudukan terpadu. Inovasi tersebut akan mempersingkat waktu dan memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan pembuatan dokumen kependudukan di tengah pandemi covid-19.
Bupati berharap, apresiasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus mengembangkan dan melakukan terobosan dalam pembangunan di Kabupaten Bandung
Di kesempatan terpisah Kepala Bapelitbangda Kab. Bandung, H. Erwin Rinaldi megatakan bahwa inovasi-inovasi yang mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini merupakan pekerjaan rumah yang harus dipertahankan dan dikembangkan karena memang kedepannya Pemkab Bandung akan menghadapi Inovation Government Award (IGA) yang juga menuntut kita untuk terus berinovasi kedepan.
Selanjutnya Erwin Rinaldi, mengatakan bahwa Target selanjutnya setiap perangkat daerah di Kabupaten Bandung harus terus berinovasi apalagi Bupati Bandung sudah menekankan masing-masing perangkat daerah untuk terus berinovasi.
“apalagi sekarang di tahun 2022 inovasi-inovasi itu sudah dituangkan dalam perjanjian kinerja perangkat daerah , hal tersebut menjadi modal yang sangat besar untuk tahun sekarang dan tahun depan, kalau dulu dari perangkat daerah sangat susah untuk mengeluarkan inovasi, tapi sekarang modal sudah banyak, hampir tiap perangkat daerah mengeluarkan dua atau tiga inovasi yang akan dikembangkan karena itu, saya pikir akan lebih maju lagi,” ujarnya.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


























