KLATEN, Patrolinews86.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten memastikan tiga shelter untuk tempat pengungsian siap ditempati. Mengingat status Gunung Merapi masih siaga dengan aktivitas relatif cukup tinggi karena sering mengeluarkan lava pijar dan awan panas yang cukup membahayakan.
Tiga shelter pengungsian atau yang menjadi Tempat Evakuasi Akhir (TEA) yang disiapkan oleh BPBD Klaten meliputi shelter Kebondalem Lor, Kecamatan Prambanan, shelter Menden, Kecamatan Kebonarum dan shelter Demakijo, Kecamatan Karangnongko.
Kepala BPBD Klaten Sri Winoto saat dihubungi oleh Tim Diskominfo Klaten, Rabu (16/03/2022) mengatakan pola luncuran awan panas, curahan lava pijar Gunung Merapi dulunya cenderung ke barat sekarang cenderung ke barat daya, ke selatan atau tenggara kearah Kali Woro.
“Kita jalan dengan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menghimbau masyarakat untuk menghentikan aktivitas di daerah-daerah yang bahaya. Misalnya di jalur Kali Woro, jalur Kali Gendol, Kali Gubeng. Ketika khususnya saat terjadi luncuran awan panas dan pada saat di lereng merapi puncak merapi terjadi hujan deras juga bisa mengancam adanya bahaya terjadinya lahar dingin. Sehingga kita menghimbau pada saat-saat semacam itu masyarakat untuk sementara menghentikan kegiatannya di sepanjang alur sungai itu” ujarnya.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


























