Poto ilustrasi net
Cirebon Patrolinews86.com.-Dunia pendidikan kini kembali tercoreang akibat adanya dugaan oknum seorang guru di SDN I Belawa Jl. Cikuya 1, BELAWA, Kec. Lemah Abang, Kab. Cirebon Prov. Jawa Barat.
Melakukan pelecehan seksual terhadap 6 Siswanya ( kelas III ada 4 orang dan kelas V ada 2 orang ) dengan cara meraba raba dari mulai tubuh pinggang kepunggung hingga kedada..Kenyataan ini tentu sangat miris karena tindak pelecehan seksual diduga dilakukan oknum guru terhadap murid dengan status seorang oknum guru agama .
Kabarnya dilapangan para orang tua siswa mengadu masalah ini kepada kepala sekolah SDN I Belawa yang bernama Ana Tasrinah SPd,.namun protes dari orang tua siswa oleh kepala sekolah haya di damaikan tanpa ada teguran keras buat perhatian kepada oknum guru tersebut. Sehingga keridak tegasan kepala sekolah akhirnya mungkin tidak membuat jera oknum tersebut karena paktanya sebulan kemudian pelecehan itu kembali terjadi dan menimba kembali ke beberapa orang siswa.
Tak ayal lagi orang tua siswapun mengadukan kembali masalah ini tetapi bukan lagi kepada kepala sekolah tetapi kepada kepala Desa belawa dan Kepada Ketua komite sekolah.karena takut permasalahan ini semakin meluas dan takut terjadi tauma pada siswa yang masih dibawah umur diantaranya 6 siswi yang masih duduk dikelas V (2 orang) dan kelas lll (4 orang) yang diduga kuat telah dicabuli pria berinisial NH (53th) dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir ini.
Berawal dari keluhan salah satu murid kepada orang tuanya atas kelakuan gurunya yang dinilai tidak senonoh itu. Kemudian menyebar dari mulut kemulut ternyata bukan satu siswi itu saja, masih ada temen-temen lainnya juga sama diperlakukan oknum guru tersebut dengan cara meraba raba seluruh tubuhnya yang dianggap sensitip.
Yang pada ahirnya keresahan orang tua atas tingkah laku oknum guru agama itu, beberapa wali murid (selaku korban) meminta sekolah untuk segera memindahkan oknum guru tersebut dan bisa memperranggung jawabkan atas perbuatannya.
Sementara, Kepala sekolah SDN I Belawa yang bernama Ana Tasrinah SPd, saat dipinta ranggapannya oleh beberapa awak media membenarkan adanya kejadian itu namun dirinya mengangkal kalau kepala sekolah melindungi oknum guru tersebut karena menurut dia pihanya sudah merapatkan kejadian itu dan menegur langsung pada orangnya serta yang bersangkutan memohon maaf dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi .Tetapi selang beberapa bulan kembali terjadi dan orang tua siswa langsung melapor ke desa setempat serta ke komite sekolah atas tingkah laku salah satu gurunya tersebut.
Dirinya pun membenarkan dari pengakuan korban, kelakukan itu dilakukan saat usai semesteran kemaren bertempat diruang kelas. ” Saat ditanya, korban mengaku diraba – raba semua badan atasnya dari mulai leher sampai keperutnya.” ucap Ana kepada media Sabtu (13/02/2022)
Sayang oknum guru yang bernama NH (53th) itu sudah tidak ada di sekolah ataupun di daerah tersebut karena kabarnya sudah tidak ada disitu, bahkan menurut Kepala Sekolah SDN I Belawa yang bernama ana, pihaknya sudah melaporkan masalah ini ke pihak Korwil tentang kelakuan oknum guru tersebut dan minta secepatnya dipindahkan, karena hal itu selain apa yang diharapkan orang tua siswa juga khawatir menjadi preseden buruk bagi kemajuan anak didik di SDN I Belawa .Untuk itu yang pada ahirnya saya serahkan semuanya kepada kebijakan korwil atas masalah ini .ungkap kepsek yang didampingi suaminya.//tim .
























