Kapolda Jateng melalui Kabidhumas Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menuturkan hasil uji whole genome sequencing (WGS), ditemukan sembilan orang positif Omicron.
Saat ini Penyelidikan epidemiologi tengah dilakukan. Asal sampel uji WGS, berasal dari Kota Semarang, Cilacap, Pekalongan dan Sukoharjo.
“Untuk itu dihimbau masyarakat untuk taat prokes. Kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan harus dibatasi,” jelasnya.
Kabidhumas menerangkan varian Omicron sangat menular. Varian tersebut mampu 10 kali lebih cepat menularkan dibanding covid varian Delta.
“Kesadaran masyarakat untuk taat prokes adalah yang utama. Tetap gunakan masker, membatasi mobilitasnya dan selalu cuci tangan,” jelasnya.
Kombes Iqbal mengatakan Polda Jateng dan stakeholder terkait tengah melakukan percepatan vaksinasi booster di masyarakat.
Sementara masyarakat yang belum divaksin tahap satu, tahap dua dan booster untuk aktif melaporkan diri ke pos kesehatan terdekat dan segera vaksin.
“Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan termasuk meningkatnya jumlah warga yang terjangkit covid, Polda Jateng sudah siap dengan langkah kontijensi,” tuturnya.(HMS/Tim patrolinews86)
Halaman : 1 2


























