dr. H. Gamal berprinsip, sebagai Direktur RSUD Cibabat dia ingin menjaga keharmonisan manajemen antara pejabat fungsional dan dr spesialis. Kita jangan melihat kebelakang, tapi harus memandang kedepan. Kita harus saling harmonis, karena untuk mencapai kesuksesan itu semua harus berkolaborasi antara struktural dan fungsional. Mulai dari manajemen sampai kepada unsur pelayanan, semuanya harus profesional. “Sampai saat ini semuanya cukup baik, sehingga harapan kita sudah sama satu rasa. Sudah saya coba untuk menerapkan transparansi, kepercayaan dan akuntabilitas, itu yg utama”, ujarnya.
Dengan adanya pandemi Covid-19 kemarin sempat membuat semuanya berantakan, keuangan juga berantakan, yang akhirnya berdampak kepada pelayanan dan jasa-jasa pelayanan semua menurun. RSUD Cibabat menjadi RS khusus Covid-19 selama 3 bulan, ketika itu pasien penuh dan membludak, bahkan sampai ada yang di pulangkan karena tempatnya penuh semua. “Semoga dengan akan diberlakukan nya pemerataan kelas dan rujukan, akan ada harapan baru untuk meningkatnya kunjungan pasien yang sekarang ini masih memberlakukan rujukan berjenjang. Sehingga nantinya pasien tidak bisa langsung ke RSUD Cibabat”, ungkap dr. H. Gamal menutup pembicaraan. (IH. Sianipar / Weni)
Halaman : 1 2


























