“Tentunya harus kita dijaga, karena apabila ini tidak bisa dikendalikan tentunya akan berdampak pada kredibilitas bangsa dan negara di mata dunia,” kata Tribrata (TB) 1 itu.
Listyo mengatakan Brimob juga diperlukan dalam pengendalian covid-19 saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Pengamanan serta sosialisasi harus semakin diperkuat aparat kepolisian, termasuk Korps Brimob untuk mencegah terjadi gelombang ketiga covid-19 pasca libur Nataru.
Kabareskrim Polri itu mengaku telah mengusulkan penambahan personel dalam sejumlah struktur Brimob.
Termasuk, penugasan dalam sejumlah detasemen yang berada dalam tubuh Korps.
Sejalan dengan penambahan restrukturisasi, Listyo menyebut tak hanya Komandan Korps Brimob yang akan mendapat kenaikan pangkat.
Wakil Komadan Korps Brimob pun akan dijabat oleh jenderal bintang dua alias Inspektur Jenderal (Irjen).
Kemudian, akan ada sejumlah jabatan baru yang dijabat oleh jenderal bintang satu atau Brigadir Jenderal (Brigjen).
Yakni, Karobinops, Karorenmin, Danpas Pelopor, Danpas Gegana, Danpas Brimob I, II dan III serta Danpas Brimob IKN.
Menurutnya, proses administrasi terkait usulan restrukturisasi tersebut tengah berjalan dan digodok bersama pemerintah.
“Administrasi sedang berjalan. Sudah di Menpan melalui Setneg. Semoga bisa berjalan lancar sehingga siap menjalani tantangan semakin kompleks,” ujar Listyo.
( Team Patrolinews86.com/Dedi )
Halaman : 1 2























