“Saya ingin kebutuhan darah harus selalu tersedia, jangan sampai masyarakat tidak terlayani dengan baik, urusan administrasi di belakangkan bila dalam keadaan darurat atau genting” tegas Acep.
Dengan keberadaan PMI Kab.Kuningan telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui kegiatan yang meliputi Kegiatan Donor Darah, Penanggulangan Bencana, Pendidikan Palang Merah, Pendidikan KSR dan TSR di sekolah, membantu penanganan covid dsb.
Tugas penting selanjutnya bagi pengurus PMI adalah membumikan PMI dimasyarakat, karena saat ini masih ada sebagian kecil masyarakat yang belum tahu tugas dari PMI.
“Sebagian warga masih mengenal PMI tugasnya hanyalah donor darah, karena sebenarnya PMI masih punya tugas dan misi kemanusian yang lebih banyak,” ungkap acep.
Dalam keterangannya, Ketua Panitia Muskab Usep Yusep menyampaikan, peserta muskab ini di ikuti oleh Pengurus PMI Kab.Kuningan sebanyak 11 orang, Para Ketua Ranting PMI dari 32 Kecamatan, Pengurus PMI Provinsi Jabar, Kepala Dinas Instansi selaku peninjau Muskab PMI sebanyak 6 Instansi dari Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Ketenagakerjaan, Dinas pendidikan Kebudayaan, RSUD 45 Kuningan, Rumah Sakit Sekar Kamulyan Cigugur, KSR dan TSR. (Ink/ds)
Halaman : 1 2























