Terkait dengan pembangunan kampus baru, Rektor UNISA Nurul Iman menyampaikan, kampus baru akan dibangun diatas lahan seluas 2,8 hektar, dimana pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap karena membutuhkan proses, terutama dalam hal pembiayaan. Selain itu, sambungnya, pembangunan kampus baru, dikarenakan kampus UNISA yang yang sudah ada belum memenuhi syarat sebagai universitas, karena hanya memilki luas 3.200 meter.
“Salah satu cita-cita para pendiri Yayasan Al-Ihya adalah berjihad dibidang pendidikan dan akan terus berusaha yang terbaik. Untuk itu, pembangunan kampus baru ini akan berkonsep kampus ramah lingkungan (green campus) dan juga kampus ramah masyarakat. Dan sekaligus bertujuan menjadikan kampus baru UNISA ini sebagai wisata edukasi bagi masyarakat,” terangnya.
Selain menyelenggarakan pendidikan tinggi, diterangkan Nurul Iman, Yayasan Al-Ihya, juga menyelenggarakan pendidikan bagi usia dini, dasar, menengah, atas, dan pondok pesantren modern. Dan kedepan, lanjutnya, pihak yayasan berencana akan membangun ponpes terpadu di wilayah Cidahu.
“Mohon doa dan dukungan dari seluruh pihak, supaya pembangunan kampus baru UNISA ini dapat berjalan lancar. Dan rencana-rencana pembangunan lembaga pendidikan lainya yang dicita-citakan juga dapat terwujud,” pungkasnya.
Selanjutnya, sebagai tanda mulai dibangunnya kampus baru UNISA tersebut, Wakil Bupati Kuningan melakukan peletakan batu pertama, didampingi, Ketua Yayasan Al-Ihya Kuningan DR. H. Barna Subarna, M.Pd, Wakil Ketua DPRD dari fraksi PKB Drs. H. Ujang Kosasih, Forkopimda Kuninga, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kuningan Drs. H. Nurahim, M.Si, Kepala BPKAD DR. Asep Taufik Rohman, M.Si. Turut disaksikan Perwakilan L2 Dikti, Perwakilan BSI, Perwakilan Disdik Jabar, para Dosen UNISA, serta undangan lainnya. (Ink/ds)
Halaman : 1 2


























