Sinjai – Patrolinews86.com – Kabupaten Sinjai dikenal memiliki banyak adat dan budaya tradisional yang masih terus terjaga hingga sekarang.
Sebagian besar budaya tersebut dilestarikan melalui perayaan Festival Budaya lokal masyarakat.
Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhista Asapa adalah salah satu yang paling mendorong pelestarian dan eksplore budaya lokal agar tidak hanya dikenal dalam lingkup Kabupaten Sinjai, melainkan juga bisa terekspose hingga luar daerah.
Seperti saat membuka resmi perayaan Festival Budaya Maritim “Gau Pakkaja” yang diselenggarakan di Pelabuhan Cappa Ujung, Kel. Lappa Kec. Sinjai Utara pada Sabtu malam (23/10/2021).
Bupati Sinjai Andi Seto menyampaikan harapan agar Festival Budaya Maritim ini menjadi momentum untuk menumbuhkan kembali semangat dalam berkarya dan menjaga nilai-nilai budaya setelah sekitar Dua (2) tahun vakum digelar karena kondisi pandemik Covid-19.
Diketahui “Gau Pakkaja” merupakan Festival Nelayan sarat makna yang menunjukkan bagaimana kearifan lokal masyarakat pesisir dalam menjaga keseimbangan laut, bersyukur akan rezeki dari laut, gotong-royong, kebersamaan, saling berbagi dan menghargai, serta filosofi Bugis Sipakatau, Sipakainge, Sipakalebbi yang tersirat dalam Festival ini.
“Sebagai masyarakat Bugis-Makassar, kita harus bisa menyandingkan antara konsep IPTEK dan Kearifan Lokal agar tetap maju melesat ke depan, dengan tatanan nilai-nilai leluhur yang tetap terjaga.” Kata Bupati dalam sambutannya.
“Satu kebanggaan bagi kita semua karena komunitas PKBM To’ Dilaleng mampu meyakinkan Pemerintah Pusat akan konsep “Gau Pakkaja”, sehingga melalui Dirjen Kebudayaan memberikan apresiasi dan dukungan kesempatan dalam bentuk fasilitasi Bidang Kebudayaan untuk menyelenggarakan Festival “Gau Pakkaja” di tengah penerapan New Normal ini.” Ungkap Bupati Andi Seto.
Dalam acara yang dihadiri oleh Sekjen Kebudayaan Kemendikbudristek RI via daring ini, Bupati menyampaikan harapan besar agar nantinya Festival ini mampu masuk dalam Calendar of Event di Kabupaten Sinjai maupun di Provinsi Sulawesi Selatan.
(Tamrin)























