Boyolali – Patrolinews86.com – Tradisi Bersih Makam atau dengan dikenal Nyadran/Sadranan bagi masyarakat pedesaan Tradisi ini benar benar di jaga dan dijalankan oleh masyarakat.
Seperti yang dilakukan warga Getasari dan warga petet, Ds Gladagsari, Kec.Gladagsari, Kab.Boyolali.
Yang antara dua warga dukuh tersebut, makam jadi satu lokasi, menempati Tanah Kas Desa Gladagsari dengan luas kurang lebih 1.890.000m terletak di antara Dk Petet dan Dk Getasari, Gladagsari.
Kegiatan Bersih makam/nyadran ini sudah dilakukan warga dua dukuh tersebut secara turun temurun, di bulan Maulid dan Bulan Ruwah ( dalam tahun jawa ).
Adapun Sadranan hari ini jatuh pada Rabu wage tanggal 12 Maulid/ Robiul awal 1443H(20 Oktober 2021).
Dalam kegiatan Sadranan/Bersih makam tersebut ,diawali dengan gotong Royong Bersih bersih makam yg sudah dilakukan masyarakat pada hari minggu 17/10/2021.
Pada pagi pagi hari secara pribadi dan keluarga masing masing kirim Doa di makam untuk para Arwah leluhur mereka.
Baru mulai jam 08 00 wib bersama sama datang ke lokasi depan makam yg oleh panitya sudah disediakan tempat, dengan membawa ber aneka jajanan berjajar berhadapan sepanjang jalan seperti tampak pada gambar, bersama sama memanjatkan Doa untuk Leluhur yang di pimpin oleh Kaur Kesra Desa Gladagsari Bapak Muh Fajrin.
Sampai selesai Doa, jajanan dimakan sersama sama dan di lanjutkan untuk kenduri nasi tumpeng dan ingkung ayam yang telah mereka siapkan dari rumah masing masing.
Halaman : 1 2 Selanjutnya
























