MAJENANG (6/10/2025)–* Upaya rekonsiliasi untuk mengatasi miskomunikasi antara Kepala Desa (Kades) Boja, Dasto, dengan tiga orang pewarta membuahkan hasil positif. Permintaan maaf terbuka dari Kades Dasto disambut hangat dan diapresiasi oleh perwakilan pers, menandai terjalinnya kembali komunikasi yang sinergis demi kemajuan Cilacap.
Pertemuan penting ini dilaksanakan di Ruang Pertemuan Kantor Desa Boja pada Senin, 6 Oktober 2025.
Inisiatif rekonsiliasi ini digerakkan oleh Paguyuban Kepala Desa Kecamatan Majenang.
*Kades Boja Berkomitmen, Pewarta Apresiasi Keterbukaan*
Mulyadi Tanjung, yang akrab disapa Buyung salah seorang anggota Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), menyampaikan apresiasi atas kesediaan Dasto kepala desa Boja untuk meminta maaf secara terbuka di hadapan publik.
“Saya apresiasi beliau. Kami berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak. Ke depannya, kita bisa saling bersinergi dalam menjalin komunikasi untuk membangun desa agar Cilacap maju dan besar,” ujar Buyung,
Buyung menekankan pentingnya kerja sama media dan pemerintah desa.
Di sisi lain, Dasto, Kepala Desa Boja, juga menyampaikan terima kasihnya atas respon positif dari awak media. Ia menyatakan komitmennya untuk memperbaiki diri dan membuka diri untuk komunikasi yang lebih baik.
“Saya berkomitmen untuk memperbaiki diri dan menjalin komunikasi yang lebih baik dengan semua pihak dan awak media,” tutur Dasto.
*Sinergitas Media sebagai Pilar Demokrasi*
Pertemuan ini tidak hanya dihadiri oleh jajaran pengurus dan 17 Kepala Desa se-Kecamatan Majenang serta 20 orang pewarta dari berbagai media online. Turut hadir pula H. Cucu Sujana, S.E. selaku Koordinator Wilayah (Korwil) IV Pemuda Pancasila MPC Cilacap, yang memberikan dukungan penuh terhadap rekonsiliasi tersebut.
H. Cucu Sujana mengingatkan kembali pentingnya peran pers dalam sistem bernegara.
“Media adalah mitra penting sarana informasi publik dalam pembangunan, kontrol sosial, dan sebagai pilar keempat dalam demokrasi. Kami berharap, dengan adanya permintaan maaf ini, hubungan baik dapat kembali terjalin,” jelasnya.
Dengan adanya pertemuan ini, seluruh pihak berharap insiden miskomunikasi serupa tidak terulang, dan kerjasama antara pemerintah desa dan pers dapat terus diperkuat untuk mendorong percepatan pembangunan di wilayah Majenang dan Kabupaten Cilacap secara keseluruhan.
(Tim red)














