Bupati Kuningan, “Saya atas nama Pemerintahan Kabupaten Kuningan turut mengapresiasi, dan selamat kepada Tresna Puspita yang sudah meraih medali emas pada cabang olahraga Lempar Martil pada ajang PON XX Papua tahun 2021,” kata Bupati.
Ditemui usai pertandingan, Tresna mengatakan sebetulnya bisa untuk memecahkan rekor nasional namun akibat cedera yang masih diderita, performa nya belum maksimal.
“Kalau untuk target sendiri sih belum puas, karena target aku sendiri itu pecah rekor Nasional,” ujarnya saat diwawancarai di Mimika Sport Complex.
Meski setelah mengalami perawatan pasca cedera selama dua bulan, Tresna Puspita berhasil meraih medali emas pertamanya yang dirinya mengaku dipersembahkan untuk orang tua, masyarakat Jawa Barat dan juga buat pelatih.
“Dua bulan sebelum PON XX ini memang cedera pinggang. Sama pelatih pun harus penyesuaian, jadi kita mempertahankan saja dulu, tetap berusaha gimana caranya dapat medali di PON ini,” katanya.
Dikatakan juga bahwa pada PON 2016 lalu dirinya sempat turut serta, akan tetapi hanya mampu memperoleh medali perak dengan torehan 48.88 meter, kalah dari atlet DKI Jakarta atas nama Rose Herlinda Inggriana dengan torehan 51.20 meter yang juga menjadi pemegang rekor nasional pada 15 Desember 2009 dengan lontaran sejauh 54.12 meter.
Meskipun belum bisa memecahkan rekor, namun menurutnya lontaran tersebut adalah capaian terbaiknya.
“Sebenarnya terbaik aku 48, tapi pernah juga sampai 52, dan sekarang ini 50.73 meter juga terbaik aku,” ungkapnya.
Untuk target ke depan, kata Puspita, tetap pada yang terbaik untuk prestasinya dan semakin menjadi lebih baik lagi.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


























