“Kepada seluruh peserta daring maupun luring, panitia juga akan menyiapkan sertifikat telah mengikuti pembekalan dan pelatihan UMKM berbasis digital guna akselerasi transformasi digital UMKM Presisi terhubung dengan Market Place Digital, ” ujar Iqbal.
Sementara itu, Kapolresta Solo Kombes Ade Safri Simanjuntak SIK, MSi selaku Ketua Pelaksana Pelatihan dan Pengembangan UMKM berbasis digital di Kota Surakarta, yang mana kota Surakarta dijadikan pilot project penyelenggaraannya di Provinsi Jateng menyampaikan bahwa, kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan dari Polri dan TNI untuk mendukung semua bijak dan program Pemerintah dalam mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional untuk segera bangkit, tangguh dan tumbuh serta terus berkembang di tengah Pandemi Covid-19 saat ini.
” UMKM merupakan pilar terpenting dalam perekonomian Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, jumlah UMKM saat ini mencapai 64,2 juta dengan kontribusi terhadap PDB sebesar 61,07% atau senilai 8.573,89 triliun rupiah. UMKM memberikan peranan yang luar biasa bagi perekonomian dan oleh karena itu peranannya harus terus ditingkatkan produktivitasnya, juga daya kompetisinya, yang salah satu caranya adalah dengan mendorong akselerasi transformasi digital UMKM terhubung dengan Market Place. UMKM mampu menciptakan kesempatan kerja yang luas dan memiliki daya entrepreneur yang luar biasa di dalam masyarakat, “tegas Ade Safri.
Dalam kesempatan yang sama, Alumni AKABRI tahun 1996 juga bakal menggelar kegiatan vaksinasi massal di seluruh Indonesia sebanyak 91.996 dosis guna mengakselerasi program vaksiniasi nasional dalam mencapai herd immunity, dan penyaluran bansos, berupa beras dan sembako sebanyak 30.000 paket, yang akan dibagikan secara gratis kepada seluruh warga masyarakat yang terdampak pemberlakuan PPKM level IV dan III maupun warga masyarakat lainnya yang membutuhkan.( Samira ).
Halaman : 1 2


























